Rocky Gerung Bela Ketua BEM UGM, Ingatkan Tiyo Tak Usah Takut: Gak Mungkin Presiden Prabowo

Rocky Gerung yakin aksi teror tidak berasal dari lingkar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Instagram @tiyoardianto_/YouTube Rocky Gerung
ROCKY GERUNG RESPON - Rocky Gerung memberikan tanggapannya mengenai teror yang diterima Tiyo Ardianto selaku Ketua BEM UGM imbas kritisi pemerintah. Rocky Gerung ingatkan Tiyo untuk tidak perlu takut menghadapinya. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pengamat politik sekaligus mantan dosen Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung membela Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) agar tidak takut dalam teror yang diterima Tiyo Ardianto.

Teror yang diterima Tiyo Ardianto selaku Ketua BEM UGM setelah melayangkan kritik tajam kepada pemerintah terkait menyuarakan kasus anak bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejumlah pihak pun memberikan tanggapannya mengenai hal tersebut, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus mantan Ketua Senat Mahasiswa UGM, Anies Baswedan.

Saat menghadiri Diskusi Intelektual Muslim di Masjid Ulil Albab UII Yogyakarta, Jumat (20/2/2026), ia mengingatkan bahwasanya negara wajib melindungi kebebasan berpendapat.

Baca juga: Hotman Paris Soroti Isi BAP ABK Fandi yang Dituntut Hukuman Mati, Ikuti Istilah Hukum Penyidik

Oleh sebab itu ia mendorong Tiyo Ardianto untuk lapor polisi agar penerornya bisa dicari.

Pengamat politik Rocky Gerung memberikan analisisnya soal teror yang menimpa Tiyo Ardianto.

Tiyo sebelumnya mengaku diteror butut menyuarakan kasus anak bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bentuk teror berupa penguntitan, menyebar isu tidak benar, hingga ancaman pembunuhan.

Rocky Gerung yakin aksi teror tidak berasal dari lingkar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi kalau dia (Tiyo) diancam, saya enggak percaya yang mengancam itu adalah presiden. Enggak mungkin Presiden Prabowo mengancam," katanya, dikutip dari kanal YouTube Rocky GerungOfficial, Sabtu (21/2/2026).

Baca juga: Anggota Brimob Bripda Masias Siahaya Aniaya Siswa SMP Hingga Tewas, Kapolda Maluku Janji Usut Tuntas

Pria kelahiran 20 Januari 1959 ini kemudian menuding pihak yang meneror Tiyo berasal dari kelompok the fifth column atau koloni kelima. 

Mereka memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan sendiri.

"Mereka mau mengambil keuntungan dengan menyebar teror pada si ketua BEM ini. Jadi saya kira ketua BEM enggak usah takut bahwa yang dia alami itu adalah biasa dan semua orang mengambil risiko di dalam upaya untuk menegakkan demokrasi," saran Rocky Gerung.

Kritik Akademik

Rocky Gerung juga menilai pernyataan yang dikeluarkan Tiyo semata-mata berdasarkan data dan bukan dari kebencian personal terhadap Presiden Prabowo.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved