Berita Viral

SOSOK Biarawati Suster Ika Selamatkan 13 Perempuan Korban TPPO, Tak Gentar Lawan Pemilik Diskotek

Seorang biarawati bernama Suster Ika menyelamatkan 13 wanita yang menjadi korban TPPO di NTT. 

TRIBUN MEDAN
13 WANITA - Foto penyelamatan warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat 23 Januari 2026. Para korban rencananya akan langsung dijemput oleh Gubernur Jawa Barat ke NTT. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang biarawati bernama Suster Ika menyelamatkan 13 wanita yang menjadi korban TPPO di NTT. 

Kisah Suster Ika menyelamatkan 13 perempuan ini diviralkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 

Sebab, 13 perempuan korban TPPO ini berasal dari Provinsi Jawa Barat. 

Mereka diduga mengalami kekerasan, pelecehan seksual, diancam dan dipaksa bekerja di luar kontrak di Pub Eltras yaitu tempat hiburan malam dan pusat keramaian yang cukup ikonik di Maumere, NTT.

Kini, kasus dugaan TPPO yang dialami 13 perempuan asal Jawa Barat ini ditangani Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi sudah berkoordinasi dengan Suster Ika yang menjadi sosok penyelamat di kasus TPPO tersebut.

Untuk diketahui Suster Ika adalah seorang Biarawati sekaligus Ketua Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRUK-F), lembaga advokasi Gereja Katolik yang terjun melakukan penyelamatan terhadap 13 korban TPPO asal Jawa Barat itu.

Awal mula kasus
 
13 perempuan asal Jabar tersebut bermula saat para korban meminta bantuan.

Salah satu korban menghubunginya melalui pesan WhatsApp (WA) melakukan pengaduan kepadanya, pada 20 Januari 2026.

“Pertama kali itu saya dapat WA dari salah satu yang ke-13 orang ini, dia WA saya minta bantuan untuk mengeluarkan dia dari Pub Eltras,” ungkap Suster Ika, dikutip Tribunjabar.id, Jumat (20/2/2026) dari tayangan Youtube Lembur Pakuan.

Kepada Suster Ika, salah satu korban itu mengadu merasa tertekan dan depresi karena tidak diizinkan keluar dari kamar di tempatnya bekerja.

Bahkan untuk datang secara langsung ke kantor TRUK-F, korban tak bisa keluar.

Karena hal itu, Biarawati dan timnya dari TRUK-F bergerak meminta bantuan Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sikka untuk terjun bersama di hari berikutnya pada 21 Januari 2026.

Saat melakukan penyelamatan itu, Suster Ika dan beberapa polisi dari Polres berbagi tugas.

Pihak petugas Polres berjaga di luar, sementara itu Suster Ika menghampiri karyawan Eltras Pub untuk meminta bertemu dengan salah satu korban yang menghubunginya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved