Berita Viral

BAHAR Bin Smit Tak Ditahan Gegara Tulang Punggung Keluarga, Korban Rida: Saya Disiksa dan Dianiaya

Rida, anggota Banser NU korban penganiayaan Bahar bin Smith mengaku kecewa dengan keputusan Polisi. 

TRIBUN MEDAN
TIDAK DITAHAN - Bahar Bin Smith dan Korban penganiayaan Bahar bin Smith yaitu Rida (pakai kemeja merah) saat mengikuti aksi unjuk rasa bersama ratusan kader GP Ansor dan Banser di Mapolres Metro Tangerang Kota di Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (7/2/2025). Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak dilakukannya penahanan terhadap tersangka dugaan penganiayaan Habib Bahar bin Smith (HBS). 

TRIBUN-MEDAN.com - Rida, anggota Banser NU korban penganiayaan Bahar bin Smith mengaku kecewa dengan keputusan Polisi. 

Ia kecewa Polisi tidak menahan Bahar karena alasan tulang punggung keluarga dan pengajar. 

Rida merasa keputusan itu tidak adil sebab dia menjadi korban penganiayaan hingga kehilangan pekerjaan. 

Ia juga mengaku trauma karena mendapatkan ancaman. 

Kasus penganiayaan dialami korban bernama Rida saat menghadiri pengajian yang diisi oleh Bahar bin Smith di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten pada Minggu (21/9/2025) lalu.

Setelah lima bulan berlalu, Polres Metro Tangerang Kota memanggil Bahar bin Smith untuk diperiksa pada Selasa (10/2/2026).

Penceramah berusia 40 tahun tersebut tak ditahan karena dianggap kooperatif selama proses pemeriksaan.

Korban kecewa dengan keputusan penyidik lantaran dirinya harus menjalani perawatan selama tiga bulan.

Bahkan, Rida dipecat dari pekerjaannya sehingga tak memiliki penghasilan tetap setelah menjadi korban penganiayaan.

"Alasan karena menjadi tulang punggung dan pengajar itu sangat tidak masuk akal, karena saya juga adalah tulang punggung keluarga yang kehilangan pekerjaan karena disiksa, dianiaya dipersekusi oleh Bahar," tuturnya.

Penceramah Bahar bin Smith atau Habib Bahar tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Bahar tiba di Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam sebuah ceramah di Garut dan Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Penceramah Bahar bin Smith atau Habib Bahar tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Bahar tiba di Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam sebuah ceramah di Garut dan Bandung. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Ia mengaku mengetahui adanya pengajian Bahar bin Smith dari pamflet yang dibagikan di WhatsApp.

“Saya murni hanya ingin mengikuti pengajian di Cipondoh,” tukasnya.

Rida diamankan petugas keamanan saat hendak bersalaman dengan Bahar bin Smith.

“Padahal saya hanya ingin bersalaman dengan Habib Bahar,” lanjutnya.

Korban kemudian dibawa ke sebuah ruangan dan dipukul sejumlah orang termasuk Bahar bin Smith.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved