Berita Viral

Seorang Ojol Diduga Dianiaya Paspampres di Jakbar, Dihantam Besi Hingga Luka di Kepala

Hasan yang tengah mengantar penumpang bernama Nur, merasa bingung karena titik tujuan di aplikasi tidak sesuai dengan alamat asli.

HO
ilustrasi ojol - Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), sehingga heboh di media sosial. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pengakuan seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), sehingga heboh di media sosial.

Kejadian itu terjadi di Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Kasus ini tengah dalam penanganan intensif pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Rahmat, membenarkan adanya laporan tersebut.

Ia menyatakan bahwa korban telah menjalani pemeriksaan dan visum untuk memperkuat bukti laporan.

Baca juga: Wakil Bupati Toba Hadiri Misa Perdana RP. Moel Sinaga OFMCAP, Ajak Umat Dukung Panggilan Imamat

Peristiwa berdarah ini bermula dari hal yang sangat sepele pada Rabu (4/2/2026).

Hasan yang tengah mengantar penumpang bernama Nur, merasa bingung karena titik tujuan di aplikasi tidak sesuai dengan alamat asli.

Berniat memastikan lokasi, Hasan menghubungi pemilik rumah yang merupakan orang tua dari penumpang tersebut. Bukannya mendapat arahan jalan, Hasan justru mengaku mendapat makian kasar dari seberang telepon.

"Saya tanya alamat baik-baik, bapaknya malah ngomel-ngomel dan bilang 'Monyet kamu ya! Sini kamu kalau berani!'. Sesampainya di lokasi, saya terlibat cekcok dengan anaknya yang menendang motor saya," ungkap Hasan.

Baca juga: Prabowo Rencana Bangun Gedung 40 Lantai untuk MUI dan Ormas Islam, Pramono Singgung Cagar Budaya

Dihantam Besi hingga Luka Kepala

Ketegangan memuncak saat ayah penumpang (terduga pelaku) keluar dari rumah.

Tanpa banyak bicara, pria tersebut membawa sebatang besi dan langsung menghantam kepala Hasan di depan warga sekitar.

"Bapaknya datang bawa besi dan pukul kepala saya sekali. Beruntung langsung dilerai warga dan Ketua RT," tambah Hasan.

Berdasarkan keterangan warga dan Ketua RT di lokasi kejadian, pria yang melakukan pemukulan tersebut merupakan anggota aktif Paspampres.

Identitas ini pula yang dilaporkan Hasan ke Polsek Kembangan saat menjalani BAP pada Sabtu (7/2/2026).

Baca juga: TERBARU Nama-nama Pejabat di Lingkungan Pemprov Sumut, Mulai dari Sekda hingga Kadis

Tantangan Proses Hukum dan Arahan ke Pomdam

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved