Berita Viral
DETIK-DETIK Akhir Deadline Ultimatum Trump, Iran Ajukan Gencatan Senjata dan Buka Selat Hormuz
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan bahwa Iran akan menyetujui gencatan senjata "jika serangan terhadap Iran dihentikan"
TRIBUN-MEDAN.COM - Ultimatum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Iran agar membuka Selat Hormuz untuk jalur pelayaran energi, akhirnya diterima menjelang tenggat waktu yang ditentukan.
Trump sebelumnya memberikan deadline pada Selasa (7/4/2026) pukul 20.00 waktu Washington DC, atau Rabu (8/4/2026) pukul 07.00 WIB. Dalam ultimatumnya, Trump mengancam akan menghancurkan Iran dalam satu malam jika tidak membuka Selat Hormuz.
Jelang tenggat waktu yang ditentukan, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan bahwa Iran akan menyetujui gencatan senjata "jika serangan terhadap Iran dihentikan".
Dia menambahkan, "selama periode dua minggu, jalur pelayaran aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan".
Menurut Araghchi, hal tersebut akan dilakukan "melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran serta dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis yang ada".
Pernyataan Araghchi pun diterima Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran akan menempuh gencatan senjata selama dua minggu dengan syarat Iran membuka lalu lintas maritim di Selat Hormuz.
"Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," ujar Trump di Truth Social.
"Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua arah!" Jelasnya.
Trump menambahkan bahwa ia menyetujui gencatan senjata sementara tersebut "dengan ketentuan Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN Selat Hormuz secara MENYELURUH, SEGERA, dan AMAN".
Trump mengatakan alasan dirinya menyetujui gencatan senjata sementara itu adalah karena "kami telah mencapai dan melampaui seluruh tujuan militer".
Dia juga menyebut pengumuman tersebut disampaikan karena "kami sudah sangat jauh dalam mencapai kesepakatan definitif mengenai PERDAMAIAN jangka panjang dengan Iran, serta PERDAMAIAN di Timur Tengah".
Trump mengatakan Iran telah mengirimkan 10 butir syarat gencatan senjata kepada Amerika Serikat dan Israel.
Trump menyebut 10 butir itu sebagai "dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi".
"Hampir seluruh butir perselisihan di masa lalu telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, namun periode dua minggu ini akan memungkinkan kesepakatan tersebut difinalisasi dan disahkan," kata Trump.
Ia menambahkan bahwa "merupakan suatu kehormatan melihat masalah jangka panjang ini mendekati penyelesaian".
Setelah Trump merilis pernyataan ini, pemerintah Israel mengatakan "mendukung keputusan Presiden Trump untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua pekan dengan syarat Iran segera membuka selat [Hormuz] dan menghentikan semua serangan terhadap AS, Israel dan semua negara di kawasan."
| Pengantin Wanita Ini Nangis Saat Malam Pertama, Suaminya Ternyata Perempuan, Kini Lapor Polisi |
|
|---|
| Prabowo Kumpulkan Semua Menteri, Wamen hingga Kepala Badan di Istana, Bakal Ada Reshuffle Kabinet? |
|
|---|
| Polwan di Jawa Tengah Dilecehkan, Direkam Briptu BTS saat di Kamar Mandi Asrama |
|
|---|
| Saiful Mujani Klarifikasi Pernyataan Jatuhkan Prabowo: Itu Political Engagement |
|
|---|
| Catatan Kriminal Pembunuh Ayah Pengantin di Purwakarta, Dikenal Preman Kampung Pernah 3 Tahun Dibui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Menlu-Iran-dihapus-dari-daftar-target.jpg)