Berita Viral

GAYA Bupati Sudewo Tiba di KPK Setelah Kena OTT, 2 Camat, 3 Kades, 2 Perangkat Desa Turut Diseret

Bupati Pati Sudewo menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (20/1/2026). 

TRIBUN MEDAN
SUDEWO TIBA DI KPK - Bupati Pati, Sudewo digelandang ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Nomor Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa siang (20/1/2026)/ Danang Triatmojo 

TRIBUN-MEDAN.com - Bupati Pati Sudewo menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (20/1/2026). 

Sudewo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Senin (19/1/2026).  

Sudewo diterbangkan ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kudus, Jawa Tengah pada Senin malam (19/1/2026).

Saat turun dari mobil kijang Innova, Sudewo hanya mengenakan sandal, celana jeans biru dongker, kaos polo putih ditutup jaket bomber hitam, dengan tangan kiri memegang topi hitam bermerek Alo. 

Sudewo tidak berujar sepatah kata pun saat digelandang masuk menuju lobi hingga naik ke lantai 2 gedung antirasuah. 

Sesekali ia hanya memperlihatkan gestur tangan namaste.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pati, Sudewo

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim komisi antirasuah terhadap politikus Partai Gerindra tersebut  berkaitan dengan praktik suap pengisian jabatan perangkat desa.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa transaksi suap tersebut diduga melibatkan sejumlah pihak demi menduduki posisi strategis di struktur pemerintahan desa.

"(Dugaan suap) terkait pengisian kaur (kepala urusan), kasi (kepala seksi), ataupun sekdes (sekretaris desa)," kata Budi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Lirik Lagu Karo Janji La Padan Dipopulerkan oleh Yogi Sembiring

Baca juga: TERUNGKAP Rekaman Jejak Langkah Kaki di Smartwatch Ko-Pilot Pesawat ATR Ternyata Aktivitas Lama

Budi Prasetyo juga mengungkapkan, camat hingga kepala desa menjadi pihak turut ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

“Satu bupati, dua camat, tiga kepala desa, serta dua calon perangkat desa,” kata Budi saat ditemui di Gedung KPK, Merah Putih, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Dalam operasi senyap tersebut, penyidik KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah senilai miliaran rupiah,” jelas dia.

Kendati demikian, Budi belum mengungkap jumlah uang yang penyidik sita.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved