Berita Viral

NASIB Belasan Siswa SMK di Jambi yang Keroyok Guru Agus Saputra Kini Minta Maaf dan Kena Sanksi

Belasan siswa yang keroyok guru SMK Agus Saputra minta maaf dan menyesal telah melakukan tindakan biadab. 

TRIBUN MEDAN/TRIBUN JAMBI
Seorang guru bernama Agus Saputra mengalami pengeroyokan dari sejumlah siswa SMK di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). 

TRIBUN-MEDAN.com - Belasan siswa yang keroyok guru SMK Agus Saputra minta maaf dan menyesal telah melakukan tindakan biadab. 

Mereka membuat surat pernyataan menyesal dan mendapatkan sanksi. 

Sebelum dijatuhi sanksi, mediasi sempat dilakukan.

Mediasi ini dihadiri seluruh elemen sekolah Dinas Pendidikan, aparat penegak hukum, camat, dan orang tua.

Dari hasil mediasi tersebut, diputuskan belasan siswa harus membuat surat pernyataan.

"Pelaku pengeroyokan terhadap guru sudah minta maaf, menyatakan menyesal, dan membuat surat pernyataan," kata Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Ade Candra, melalui sambungan telepon, Kamis (15/1/2026), dikutip dari Kompas.com. 

Baca juga: Keren! Deli Serdang Peringkat 1 Pelaksanaan GPM se-Indonesia Tahun 2025

Baca juga: Belum UHC Prioritas, Gubsu Bobby Tegur Deli Serdang saat Rapat Zoom

Sanksi berupa surat pernyataan ini untuk mencegah peristiwa kembali berulang di kemudian hari.

Selesai Kekeluargaan

Atas permintaan seluruh majelis guru, penyelesaian masalah ini dilakukan secara kekeluargaan.

Ade menuturkan guru yang menjadi korban pengeroyokan memang tidak hadir di lokasi mediasi karena sedang menjalani pengobatan secara mandiri di Kota Jambi.

Oleh karena itu, ia menunjuk Komite Sekolah sebagai pihak yang dapat mewakili dirinya dalam proses mediasi.

"Guru menyatakan apa pun hasil keputusan yang terbaik akan ikut dan membuka ruang untuk perdamaian secara kekeluargaan," kata Kapolres.

Situasi Kondusif

Mediasi telah menghasilkan keputusan yang diterima seluruh pihak sehingga masalah yang muncul karena siswa terpancing emosi setelah ditampar guru akhirnya selesai.

"Situasi sudah kondusif, aktivitas belajar mengajar berangsur pulih dan akan kembali normal seperti biasanya," tutur Kapolres.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved