Berita Viral

Kondisi Jovita Siswi SD Pegang Motor Jambret di Medan, Terseret 20 Meter hingga Kakinya Berdarah

Akibat kejadian tersebut, kaki Jovita mengalami luka dan berdarah karena tergerus permukaan jalan.

HO/Tribun-medan.com
Tribun Medan.com BOCAH SD VS JAMBRET - Keperkasaan tubuh mungil Jovita Vianitan, bocah SD di Medan terseret jambret sejauh 20 meter, nahas kakinya berdarah gara-gara tergerus jalan. Anak kecil berpegangan behel sepeda motor milik pria tak dikenal, saat tas dan handphone miliknya dibawa pelaku di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (11/1/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang bocah Sekolah Dasar bernama Jovita Vianitan (9) menjadi korban penjambretan di Kota Medan.

Tubuhnya yang mungil terseret pelaku sejauh kurang lebih 20 meter saat ia berusaha mempertahankan tas miliknya.

Akibat kejadian tersebut, kaki Jovita mengalami luka dan berdarah karena tergerus permukaan jalan.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/1/2026) siang dan terekam hingga viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang bocah berseragam merah putih berani melawan penjambret yang mencoba membawa kabur tasnya.

Aksi nekat tersebut menuai perhatian publik karena keberanian korban yang tak sebanding dengan ukuran tubuhnya.

Meski masih duduk di kelas 3 SD, Jovita menunjukkan perlawanan luar biasa saat menghadapi pelaku.

Ia terus mempertahankan tasnya meski harus terseret di atas aspal sejauh puluhan meter.

Kejadian ini pun menyisakan luka fisik sekaligus menggugah empati masyarakat atas keberanian sekaligus risiko yang dihadapi anak seusianya di ruang publik.

Kronologi

Tribun Medan.com
BOCAH SD VS JAMBRET - Keperkasaan tubuh mungil Jovita Vianitan, bocah SD di Medan terseret jambret sejauh 20 meter, nahas kakinya berdarah gara-gara tergerus jalan. Anak kecil berpegangan behel sepeda motor milik pria tak dikenal, saat tas dan handphone miliknya dibawa pelaku di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (11/1/2026)
Tribun Medan.com BOCAH SD VS JAMBRET - Keperkasaan tubuh mungil Jovita Vianitan, bocah SD di Medan terseret jambret sejauh 20 meter, nahas kakinya berdarah gara-gara tergerus jalan. Anak kecil berpegangan behel sepeda motor milik pria tak dikenal, saat tas dan handphone miliknya dibawa pelaku di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (11/1/2026) (HO/Tribun-medan.com)

Diketahui, seorang pencuri mendatangi rumah Jovita Vianitan di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (10/1) siang hari.

Kejadian terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. 

Saat itu, Darfan (52), ayah korban, tengah menjemput anaknya di sekolah yang tak jauh dari rumahnya.

Setelah menunggu hampir 20 menit dan anaknya tak kunjung muncul, Darfan memutuskan pulang dengan asumsi anaknya mungkin sudah lebih dahulu tiba di rumah.

"Saya tunggu-tungguin enggak pulang, akhirnya saya pulang sendiri. Pas sampai rumah, saya lihat anak saya sudah ada di rumah tapi kakinya berdarah-darah," ujar Darfan saat ditemui Tribun Medan, Minggu (11/1).

Berdasarkan keterangan dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) dan anaknya, diketahui saat kejadian sang anak sedang berada di kamar mandi. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved