Berita Viral

MISTERI Kematian Kepala BPBD Fransiskus Xaverius Asten: Kacamata di Rumah, Tapi Mayatnya di Jurang

Pihak keluarga pun terus mendesak Kepolisian Resor (Polres) Belu agar segera mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Misteri kasus kematian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, Fransiskus Xaverius Asten alias Frans Asten. 

Ringkasan Berita:
  • Misteri Kematian Kepala BPBD Belu, Fransiskus Xaverius Asten alias Frans Asten
  • Kacamatanya Tinggal di Rumah
  • Jasadnya Ditemukan di Jurang
  • Hasil Autopsi Belum Diumumkan Resmi, Padahal Sudah 6 Bulan Berlalu
  • Keluarga Menuntut Keadilan, Minta Aparat Penegak Hukum Membuka Tabir Kematian Korban

 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sudah enam bulan berlalu, kasus kematian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, Fransiskus Xaverius Asten alias Frans Asten, masih misteri.

Pihak keluarga pun terus mendesak Kepolisian Resor (Polres) Belu agar segera mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Juru bicara keluarga, Pius Maxi Bura, menyampaikan harapan agar aparat kepolisian dapat bekerja lebih maksimal dalam menangani perkara tersebut.

“Mohon bantu kami untuk mengungkap kematian Frans Asten yang saat ini ditangani Polres Belu, namun sudah enam bulan belum ada kejelasan,” ujar Pius kepada wartawan, Rabu (1/4/2026). 

Ia menilai, proses penyelidikan berjalan lambat. Bahkan, keluarga telah berupaya mencari kepastian dengan mendatangi Polres Belu setelah tiga bulan menunggu tanpa hasil. 

Karena belum ada perkembangan signifikan, keluarga kemudian menyurati Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 16 Februari 2026.

Menurut Pius, Kapolda NTT merespons dengan menyatakan akan mengawal proses penyelidikan.

Meski demikian, keluarga tetap khawatir kasus tersebut akan mengendap tanpa kejelasan.

“Kami khawatir jika tidak ada perhatian, kasus ini bisa kabur dan akhirnya dilupakan. Ini menyangkut nyawa seorang pejabat publik sekaligus putra daerah Belu,” katanya. 

Misteri kasus kematian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, Fransiskus Xaverius Asten alias Frans Asten. Polisi melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya jenazah korban.
Misteri kasus kematian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, Fransiskus Xaverius Asten alias Frans Asten. Polisi melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya jenazah korban. (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)

Kronologi kejadian

Pius menjelaskan, peristiwa bermula pada 7 November 2025 ketika Frans dilaporkan hilang dari rumahnya.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belu dan melakukan pencarian ke sejumlah lokasi.

Dua hari kemudian, tepatnya 9 November 2025, Frans ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Ia diduga mengalami kecelakaan setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh ke dalam jurang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved