Berita Medan

FAKTA Kematian Sri Wulandari, Suami Bunuh Istri, Korban Pernah Kabur Tak Tahan Dikurung

Korban nekat kabur karena tidak tahan dengan kelakuan sang suami, Asrizal, yang kerap mengunci dirinya di dalam rumah.

Kompas.com
SUAMI BUNUH ISTRI - Asrizal dihadirkan saat Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak menggelar konferensi pers di Jalan Jawa, Kota Medan pada Minggu (28/12/2025). 

Ringkasan Berita:- Seorang istri di Medan Sri Wulandari tewas di tangan suaminya sendiri
Korban nekat kabur karena tidak tahan dengan kelakuan sang suami, Asrizal, yang kerap mengunci dirinya di dalam rumah
Ada pertikaian berat sehingga mengharuskan korban meninggalkan rumahnya

 

TRIBUN-MEDAN.com - Fakta kematian Sri Wulandari, sebelum tewas di tangan suaminya sendiri, ibu rumah tangga di Kota Medan ternyata sempat coba melarikan diri dari rumah. 

Korban nekat kabur karena tidak tahan dengan kelakuan sang suami, Asrizal, yang kerap mengunci dirinya di dalam rumah.

Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak mengungkapkan bahwa keretakan rumah tangga pasangan ini sudah terjadi sejak tahun 2024.

Perselisihan tersebut dipicu oleh sikap posesif dan kasar pelaku terhadap korban. 

"Ada pertikaian berat sehingga mengharuskan korban meninggalkan rumahnya dan bersama keluarganya," kata Calvijn saat diwawancarai di lokasi kejadian, Minggu (29/12/2025).

Baca juga: Hari Ini Polrestabes Medan Rilis Kasus Anak 12 Tahun Diduga Bunuh Ibu

Langgar Perjanjian di Depan Keluarga

Saat pelaku menjemput istrinya untuk kembali pulang ke rumah mereka di Jalan Jawa, Kecamatan Medan Helvetia, keluarga korban sebenarnya telah memberikan beberapa persyaratan tegas. 

Asrizal diminta untuk memenuhi nafkah istri dan berjanji tidak akan lagi mengunci SW di dalam rumah.

Selain itu, pelaku dilarang membatasi pertemuan korban dengan keluarganya serta diminta untuk menyayangi kedua anak perempuan mereka. 

Namun, janji-janji tersebut rupanya hanya di bibir saja dan kembali dilanggar oleh pelaku hingga berujung maut.

Baca juga: Pengantin Perempuan Tolak Tinggal di Rumah Suami dan Batalkan Pernikahan, Sebut Mertuanya Tak Ramah

Kronologi: Bekap Istri Pakai Bantal 

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Jumat (31/10/2025) dini hari.

Awalnya, pada Kamis (30/12/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB, keduanya masih berbincang di kamar dan pelaku sempat memijat korban. 

Namun, amarah Asrizal terpantik saat keinginan pribadinya tidak dipenuhi oleh korban.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved