Berita Medan
Santer Isu Rotasi Wakil DPRD dari Fraksi PKS, Rajuddin Sagala: Semua Kader Punya Peran
Dikonfirmasi, Rajuddin Sagala tidak membantah adanya proses pergeseran jabatan di internal partainya.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Santer kabar terjadinya rotasi posisi strategis di tubuh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan.
Dinamika politik lokal, membuat PKS dikabarkan tengah menyiapkan rotasi pada kursi wakil pimpinan dewan yang diemban Rajudin Sagala, Jumat (3/4/2026)
Sejumlah nama mulai mencuat dalam dinamika pergeseran tersebut.
Selain Sri Rezeki yang disebut-sebut berpeluang mengisi posisi strategis, nama Rajuddin Sagala dikabarkan berpotensi terdampak dalam rotasi tersebut.
Isu ini pun tidak lagi sekadar kabar angin. Di lingkungan internal DPRD Kota Medan, wacana rotasi jabatan tersebut telah menjadi perbincangan sejak Libur Lebaran.
Dikonfirmasi, Rajuddin Sagala tidak membantah adanya proses pergeseran jabatan di internal partainya.
Ia menyebut rotasi sebagai hal lumrah dalam dinamika organisasi PKS.
“Rotasi itu hal biasa di PKS. Sebagai kader, kami harus siap ditempatkan di posisi mana pun, baik di dalam maupun di luar struktur,” ujarnya kepada wartawan.
Meski demikian, Rajuddin tidak mengungkap secara rinci alasan di balik rencana perombakan tersebut.
Ia hanya menegaskan bahwa seluruh kader PKS wajib tunduk pada keputusan partai.
“Tidak ada figuritas. Semua kader punya peran. Apa pun keputusan partai, harus diterima karena diyakini membawa kebaikan bagi kader dan partai,” tegas legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kota Medan itu.
Sikap tertutup terkait alasan rotasi tersebut justru memunculkan berbagai spekulasi di kalangan publik.
Sejumlah pihak mempertanyakan apakah langkah ini murni bagian dari penyegaran organisasi, atau berkaitan dengan dinamika kekuatan internal partai menjelang agenda politik ke depan.
Yang jelas, rencana pergeseran jabatan di Fraksi PKS ini menjadi sinyal bahwa konfigurasi politik di DPRD Kota Medan masih dinamis.
Pergantian posisi pimpinan berpotensi memengaruhi arah kebijakan serta peta kekuatan di parlemen daerah tersebut.
Terkait kabar ini, Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen belum merespon terkait kepastian tersebut.
Begitu juga dari internal PKS belum ada mengumumkan secara resmi.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| BRIN Gelar Pelatihan Olah Limbah Popok di Medan, Tekan Pencemaran dan Buka Peluang Ekonomi |
|
|---|
| Kuasa Hukum Rasuli Nilai Vonis 4 Tahun di Kasus Suap Jalan Tak Tepat |
|
|---|
| Pemko Medan WFH Setiap Jumat, Rico Waas Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal, Siapkan Sistem Digital |
|
|---|
| PN Medan Vonis 5 Tahun Heliyanto, PPK yang Terima Suap Rp 1,6 Miliar dari Kontraktor |
|
|---|
| Sempat Sesumbar Usai Aniaya dan Sekap Istri Siri, Mr Roberto Digelandang ke Sel Polrestabes Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gedung-DPRD-Medan-tahun-2026-diambil-dari-atas-udara.jpg)