Banjir dan Longsor di sumatera

Sebulan Banjir di Sumatera, Korban Tewas 1.135 Orang, Gubernur Bobby Perpanjang Tanggap Darurat

Ada peningkatan jumlah korban tewas dari 1.129 pada Rabu (24/12/2025) lalu menjadi 1.135 orang pada hari ini.

Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan
TINJAU BANJIR - Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Bupati Tapsel Gus Irawan saat meninjau banjir bandang di Garoga, Batangtoru, Jumat (19/12/2025). Pemerintah akan membangun rumah untuk hunian tetap bagi para pengungsi.  

Ringkasan Berita:- Ada peningkatan jumlah korban tewas dari 1.129 pada Rabu (24/12/2025) lalu menjadi 1.135 orang pada hari ini.
Angka korban tewas tertinggi dicatat BNPB berasal dari wilayah Aceh Utara dengan 205 orang
Abdul Muhari mengatakan Sebanyak 489.864 orang mengungsi akibat air bah dan tanah longsor pengujung November lalu
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengeluarkan SK perpanjangan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor 
 

 

TRIBUN-MEDAN.com - Sudah sebulan bencana banjir dan longsor di Sumatera berlalu, total korban tewas capai 1.135 orang per 25 Desember 2025 sesuai data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Per har ini, ada penambahan jumlah korban jiwa sebanyak 6 jiwa,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/12/2025). 

Ada peningkatan jumlah korban tewas dari 1.129 pada Rabu (24/12/2025) lalu menjadi 1.135 orang pada hari ini.

Angka korban tewas tertinggi dicatat BNPB berasal dari wilayah Aceh Utara dengan 205 orang, disusul Tapanuli Tengah sebanyak 191 orang, dan Tapanuli Selatan sebanyak 133 orang. Masih ada 173 orang yang hilang karena banjir Sumatera. 

Baca juga: Jokowi Bilang Akan Tunjukkan Ijazahnya di Persidangan, Roy Suryo: Bohong Terus Orang Ini

Abdul Muhari mengatakan Sebanyak 489.864 orang mengungsi akibat air bah dan tanah longsor pengujung November lalu.

Jumlah pengungsi terbanyak, sebagaimana tercatat di situs resmi BNPB, ada di Aceh Utara dengan 166,9 ribu orang, disusul Aceh Tamiang dengan 150,5 ribu orang pengungsi, dan Gayo Lues dengan 33,8 ribu pengungsi.

Jumlah rumah rusak Berdasarkan data BNPB hari ini, ada 157.838 rumah rusak akibat banjir Sumatera. 

Jumlah tersebut terdiri dari 47.165 rumah rusak berat, 33.276 rumah rusak sedang, dan 77.397 rumah rusak ringan. 

Adapun fasilitas umum yang rusak mencapai 1,9 ribu unit. Fasilitas kesehatan yang rusak mencapai 200 unit.

Baca juga: De Tonga Bar Disegel, Diduga Langgar Ketertiban dan Edarkan Narkoba

Fasilitas pendidikan yang rusak mencapai 875 unit, rumah ibadah 806 unit, gedung perkantoran 291 unit, dan jembatan 734 unit.

Gubernur Bobby Perpanjang Status Darurat

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengeluarkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Selasa (25/12/2025) lalu.

Surat Keputusan perpanjangan status tanggap darurat bencana itu tertuang dalam surat Nomor 188.44/906/KPTS/2025.  

Dalam surat itu diterangkan, perpanjangan status ini karena dampak bencana ini cukup memprihatinkan.

Baca juga: Abang Beradik di Datuk Kabu Kembali Terseret Dugaan Pencurian, Warga Mengaku Resah

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved