Berita Viral

HINGGA Pencarian Dihentikan, Kakak Beradik Tetap Cari Ibunya, Sudah 10 Hari, Kini Dibantu Tetangga

Kakak beradik tiga bersaudara masih mencari-cari keberadaan ibunya yang disapu banjir bandang di Desa Hutanabolon Tapanuli Tengah sejak 10 hari lalu

TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
Noverayani Tambunan (24) saat diwawancarai di Posko Bencana Simpang Sipange-Hutanabolon, Tukka, Tapteng, Minggu (14/12/2025).Nove bercerita sudah 20 hari jasad sang ibu belum ditemukan pasca bencana banjir dan longsor 

TRIBUN-MEDAN.com - Kakak beradik tiga bersaudara masih mencari-cari keberadaan ibunya yang disapu banjir bandang di Desa Hutanabolon Tapanuli Tengah sejak Selasa (25/11/2025) lalu. 

Sudah 10 hari tiga bersaudara ini mencari keberadaan ibunya tetapi belum juga ketemu. 

Apalagi, pemerintah dan Basarnas tak lagi melanjutkan pencarian orang yang hilang akibat disapu banjir dan longsor di Tapteng. 

Tiga bersaudara ini Noverayani Tambunan (24), Putri Monika Tambunan (18), dan Johanes Tambunan. 

Tribun Medan melihat mereka sedang berdiskusi di Desa Hutanabolon, Minggu (14/12/2025).  

Kakak yang paling tua, Noverayani Tambunan (24) sambil menarik nafas panjang menceritakan, akibat bencana ini ada ibu dan neneknya yang menjadi korban.  

Namun, jasad neneknya tersebut telah berhasil ditemukan dan telah dikebumikan.

Sementara sang ibu, hingga hari ini tak kunjung ditemukan.

Penyesalan semakin dalam ia rasakan, karena pada saat kejadian, ia sedang bekerja di Jakarta.

Di rumah itu hanya ada adik terakhirnya, ibunya dn neneknya.

"Kami tiga bersaudara. Saya anak pertama. Adik saya yang kedua Cewe namanya Putri Monika Tambunan (18).

Saat itu adik saya ini juga sedang berada di Medan. Dan adik bungsu laki-laki, namanya Johanes Tambunan (16). Dialah yang ada di rumah sama ibu dan nenek saya," katanya mengawali cerita. 

Baca juga: UPDATE Kasus Siswi Kelas 6 SD di Medan Diduga Bunuh Ibunya, Ini Penjelasan Kapolrestabes Medan

Baca juga: Jelang Nataru, Disperindag Karo Prediksi Ada Kenaikan Harga Bahan Pokok, Kadis: Akan Dicek Berkala

Baca juga: Akibat Laka Tunggal, Pemotor Terperosok ke Selokan dan Tak Sadarkan Diri 

Menurutnya sang ibu yang bernama Diana Helpriyanti Sitompul, adalah sosok yang baik dan selalu menanyakan keadaan kabarnya di Jakarta. 

"Tidak ada tanda-tanda firasat atau maunya kan di mimpikan aku dimana mamak,biar mudah kami nyarinya ini enggak ada," ucapnya sambil menarik nafas dengan nada yang sedikit putus asa sebab sudah 20 hari berlalu. 

Dikatakannya, seluruh keluarga sudah ikut mencari jasad sang ibu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved