Banjir Bandang Aceh

Dibongkar Mualem, Kelakuan Bupati di Aceh Karaoke ke Medan saat Warganya Menderita Banjir Bandang

Ketika masyarakat Aceh kesusahan akibat bencana banjir dan longsor, ada sejumlah bupati yang justru lepas tanggung jawab.

|
Youtube/YouTube Mata Najwa
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, di tayangan YouTube Mata Najwa, Selasa. 

TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur Aceh Muzakir Manaf geram menceritakan jika ada salah satu bupati yang asyik karaoke di tengah banjir dan longsor.

Diketahui Mualem menangis atas bencana alam yang menimpa rakyatnya. Mualem bahkan menangis mengingat kelakuan sejumlah bupati yang lari, sampai karaoke.

Para kepala daerah di Aceh kini menjadi sorotan publik. 

Ketika masyarakat Aceh kesusahan akibat bencana banjir dan longsor, ada sejumlah bupati yang justru lepas tanggung jawab.

Satu di antaranya Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang pergi umrah saat masyarakat menghadapi bencana.

Sejumlah kepala daerah juga menerbitkan surat ketidaksanggupan dalam menangani dampak bencana.

Mereka berniat agar surat tersebut menjadi tolak ukur pemerintah pusat menetapkan status darurat bencana nasional.

Dengan begitu pemerintah pusat akan menggelontorkan bantuan lebih banyak untuk korban bencana di Aceh.

"Saya pada prisnispisnya hanya berusaha, hanya berdoa," kata Mualem saat diwawancara Najwa Shihab melansir dari Serambinews.com, Selasa (9/12/2025).

BUPATI ACEH SELATAN -  Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akhirnya muncul sampaikan permintaan maafnya usai berangkat umrah tanpa izin ditengah kondisi wilayahnya dilanda banjir dan longsor.
BUPATI ACEH SELATAN - Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akhirnya muncul sampaikan permintaan maafnya usai berangkat umrah tanpa izin ditengah kondisi wilayahnya dilanda banjir dan longsor. (Instagram/Tangkapan layar Ig @h.mirwan_ms_official)

Mualem tak kuasa membendung air matanya saat membahas masalah tersebut.

"Semoga bantuan-bantuan dapat ada di Aceh, dapat orang tolong ke Aceh," katanya.

Ia bercerita banyak rekannya yang sudah mengirimkan bantuan.

"Saya banyak kawan dari Sumatera, mereka tidak bantu Sumatera, mereka bantu Aceh. Hanya mengirimkan bantuan sampai betul-betul mereka selalu ke Aceh. Kita hanya mengabdi kepada Alla, apa yang ada kita terima dan kira usaha, terima itu saja," kata Mualem.

Mualem mengatakan ada 18 kabupaten, Tamiang yang menjadi paling parah.

"Tapi yang terjadi bencana di Tamiang. Saya rasa masih ada mobil yang dibawa arus dan di dalamnya masih ada mayat," katanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved