Berita Viral

KUNJUNGAN Prabowo ke Posko Pengungsian di Aceh, Janji Akan Pulihkan Dengan Cepat: Anggaran Sudah Ada

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Posko Pengungsian di Aceh. Kunjungan Prabowo Subianto ini melihat kondisi para korban yang terdampak banjir

KompasTV/Tangkapan layar Kompas TV
Presiden Prabowo Subianto meninjau Jembatan Bailey Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang terputus akibat banjir bandang dan lonsor akhir November lalu. Presiden Prabowo perintahkan KASAD Maruli segera memperbaikinya dalam target satu minggu. (Tangkapan layar Kompas TV) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Posko Pengungsian di Aceh. Kunjungan Prabowo Subianto ini melihat kondisi para korban yang terdampak banjir dan longsor di Bireuen, Minggu (7/12/2025).  

Dalam kunjungan itu, Prabowo menyapa warga, meninjau dapur umum, dan berinteraksi dengan anak-anak.

Di tenda pengungsian, ia menghampiri seorang ibu yang tengah menggendong anak perempuannya, lalu mencium kening sang balita.

Presiden juga mendengar aspirasi warga.

Salah satunya Wakinah, yang menceritakan rumahnya tersapu banjir.

“Sudah diambil sungai pak rumah. Sudah tidak ada lagi,” ujarnya sambil menyalami Presiden.

Baca juga: SOSOK Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Ngamuk Lihat Pelangsir BBM di SPBU: Kamu Salah, berani Bohong

Baca juga: Banjir  di Hutanabolon Tapteng Datang Seperti Tsunami,  Menyambut  Natal Dengan Air Mata 

Mendengar hal tersebut, Prabowo tampak mengangguk.

Prabowo kemudian menenangkan pengungsi tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk pemulihan serta penyediaan hunian bagi warga terdampak.

“Anggarannya sudah saya siapkan,” kata Presiden.

Sebelum ke tenda pengungsian, Presiden meninjau dapur umum dan sempat mencicipi menu ikan tongkol.

Setelah itu, ia memberikan pengarahan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem.

Keduanya cukup lama berbincang mengenai penanganan pengungsi.

Baca juga: Lirik Lagu Karo Nangkeli Padan Dipopulerkan oleh Bani Surbakti

Baca juga: Warga Hutanabolon Ungkap Detik-detik Banjir Hampir Hilangkan 1 Kampung: Kayu dan Batu Hujani Kami

Logistik Terbatas, Pemerintah Didesak

Kondisi pengungsian masih serba terbatas. Ribuan warga bertahan dengan kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, obat-obatan, dan perlengkapan bayi.

Relawan di dapur umum mengakui pasokan logistik belum mencukupi dan distribusi bantuan perlu segera dipercepat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved