Banjir Bandang Batangtoru

Bupati Tapsel Bongkar Nama-nama Pengusaha Penebang Pohon, Kemenhut Seperti Memberi Karcis

Menurut Gus Irawan, Pemkab Tapsel tidak dilibatkan dalam memilih siapa-siapa saja PHAT yang layak mendapat izin

|
TRIBUN MEDAN/Azis Husein Hasibuan
TEBANG POHON - Bupati Tapsel Gus Irawan bongkar nama-nama pengusaha penebang kayu saat ditemui di Batangtoru, Jumat (5/12/2025). Warga menyaksikan kayu gelondongan usai banjir bandang menerjang Garoga. 

TRIBUN-MEDAN.com, TAPSEL - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu membongkar nama-nama Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) diduga terlibat pembalakan liar.

Dugaan pembalakan liar yang dilakukan pengusaha ini ada kaitannya dengan gundulnya hutan berujung banjir bandang dan tanah longsor. 

Menurut Gus Irawan, Pemkab Tapsel tidak dilibatkan dalam memilih siapa-siapa saja PHAT yang layak mendapat izin untuk mengambil kayu.

Gus Irawan juga menyebut nama-nama perusahaan korporasi sepenuhnya ada di tangan Kementerian Kehutanan (Kemenhut). 

"Untuk PHAT Pemkab Tapsel tidak dilibatkan sama sekali. Karena saya sangat concern dengan penebangan kayu ini," kata Gus Irawan kepada Tribun-medan.com, Jumat (5/12/2025) malam.

Baca juga: Derai Tangis Elisabet Hutabarat kala Kursi Roda Didapat tapi Jasad Ayah masih Hilang Terbawa Banjir

BERLARI - Warga belari saat melintasi jalan bertumpuk gelondongan kayu di Garoga, Batangtoru, Tapsel (4/12/2025). Kondisi di desa ini muncul sebuah aliran sungai baru yang menerjanga rumah warga saat banjir bandang.
BERLARI - Warga belari saat melintasi jalan bertumpuk gelondongan kayu di Garoga, Batangtoru, Tapsel (4/12/2025). Kondisi di desa ini muncul sebuah aliran sungai baru yang menerjanga rumah warga saat banjir bandang. (TRIBUN MEDAN/Azis Husein Hasibuan)

Nama-nama PHAT bisa dibilang rahasia bagi Pemkab Tapsel, sebab untuk mendapatkannya Gus Irawan harus berulang kali meminta ke Kemenhut.

Saat itu Gus Irawan memerintahkan Kepala Dinas Lingkuhan Hidup (LHK) Tapsel, Ongku Muda Atas untuk menyurati Kemenhut agar mendapat nama-nama PHAT.

"Saya perintahkan untuk meminta daftar PHAT yang terdaftar di SIPUHH ke Kemenhut. Sudah 2 kali tak direspons dan akhirnya pada surat yang ketiga permintaan oleh Sekda baru diberikan," ungkapnya.

"Sejak kapan PHAT ini mereka terbitkan kami tidak tahu. Karena tidak dilibatkan sama sekali," tambah Gus Irawan.

Berikut ini nama-nama PHAT di Tapsel

Daftar PHAT yang tidak aktif

Jalaluddin Pangaribuan luas 20 hektare lokasi di Desa Gunung Binanga, Kecamatan Marancar.

Jont Anson Silitonga luas 25 hektare lokasi di Aek Godang, Kelurahan Lancat, Kecamatan Arse.

Muhammad Nur Batubara luas 15 hektare lokasi di Desa Padang Mandailing Garugur, Kecamatan Saipar Dolok Hole.

Muhammad Agus Irian luas 21 hektare lokasi di Desa Sibadoar, Kecamatan Sipirok.

Irsan Ramadan Siregar luas 11 hektare lokasi di Desa Damparan Haunatas, Kecamatan Saipar Dolok Hole.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved