Berita Viral

KISAH Pria Asal Karo Getarkan Hati: Rela Berjalan 117 KM ke Sibolga, Cari Keluarga di Tengah Bencana

Kisah Perjalanan Rusman Menggetarkan Hati: Rela Berjalan Kaki 117 KM Menuju Sibolga demi Mencari Keluarga di Tengah Bencana

|
Editor: AbdiTumanggor
KompasTV/Tangkapan Layar Kompas TV
KISAH PERJALANAN MENGGETARKAN HATI: Seorang pria asal Berastagi, Karo, Sumut, Rusman Pardamean Pandiangan, rela berjalan kaki lebih dari 117 kilometer dari KM 32 Tapanuli Utara menuju Sibolga, demi mencari kedua orangtuanya di Sibolga yang hilang kontak sejak banjir bandang dan longsor melanda Sumatra Utara. (Kolase Kompas TV) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kisah Perjalanan Rusman Menggetarkan Hati, Rela Berjalan Kaki 117 KM Menuju Kota Sibolga demi Mencari Keluarga di Tengah Bencana.

Di tengah bencana alam yang melanda Sumatera Utara, kisah seorang pria asal Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rusman Pardamean Pandiangan, menjadi sorotan di media sosial.

Rusman melakukan perjalanan luar biasa dengan berjalan kaki sejauh lebih dari 117 kilometer dari KM 32 Tapanuli Utara (Taput) menuju Kota Sibolga. Tujuannya adalah untuk mencari kedua orangtuanya yang hilang kontak sejak banjir bandang dan longsor melanda wilayah tersebut.

Dengan tekad yang kuat dan penuh harapan, Rusman Pandiangan menempuh perjalanan berat ini dengan kaki telanjang, melewati jalanan berlumpur, batu-batu tajam, dan material longsor yang menghalangi jalannya.

Di pundaknya, ia memikul berbagai bungkusan berisi bahan makanan yang bukan sekadar logistik, melainkan simbol cinta dan harapan yang ia bawa untuk keluarganya.

Meski tidak mengetahui apakah orangtuanya masih selamat, Rusman tetap melangkah maju. 

Ia mengaku belum mendapatkan kabar apapun sejak bencana terjadi, namun rasa cinta dan tanggung jawab sebagai anak membuatnya tidak bisa tinggal diam. 

"Belum ada kabar. Tapi saya tetap jalan. Ini mengirim untuk keluarga," ujarnya lirih saat diwawancarai Kompas TV.

Baca juga: Langkah Panjang Selvi Mawarni Zai, Jalan Kaki Berjam-jam untuk Melihat Jenazah Orangtua dan Adiknya

rusman pandiangan jalan kaki ratusan kilometer
KISAH PERJALANAN MENGGETARKAN HATI: Seorang pria asal Berastagi, Karo, Sumut, Rusman Pardamean Pandiangan, rela berjalan kaki lebih dari 117 kilometer dari KM 32 Tapanuli Utara menuju Sibolga, demi mencari kedua orangtuanya di Sibolga yang hilang kontak sejak banjir bandang dan longsor melanda Sumatra Utara. (Kolase Kompas TV)

Perjuangan Melawan Medan Berat dan Ketidakpastian

Perjalanan Rusman tidak mudah.

Beberapa kerabat sempat menemaninya, namun akhirnya menyerah karena medan yang terlalu berat dan jarak yang jauh. 

Rusman pun melanjutkan perjalanan sendirian dengan wajah letih namun semangat yang tidak pernah padam.

"Kerabat tadi tunggu dan tinggal di posko," katanya.

Sejak bencana melumpuhkan akses dan jaringan komunikasi, Rusman berulang kali mencoba menghubungi orangtuanya, namun selalu gagal.

Ketidakpastian ini menjadi beban berat yang mendorongnya untuk menjangkau langsung lokasi bencana di Sibolga, tempat keluarganya tinggal.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved