Berita Viral

KELUARGA Arya Daru Minta Polisi Bongkar Siapa Sosok Vara dan Dion, Menolak Alasan Privasi

Vara dan Dion diketahui merupakan rekan kerja yang terakhir menemani Arya Daru pergi ke sebuah pusat perbelanjaan

(Tribunnews)
SAMBANGI BARESKRIM - Pihak kuasa hukum keluarga Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan yang tewas dalam kondisi terlilit lakban di sebuah indekos di kawasan Jakarta Pusat mendatangi Bareskrim Polri pada Kamis (23/10/2025). Mereka menagih sejumlah janji terkait keberlanjutan kasus kematian Arya Daru. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti) 

TRIBUN-MEDAN.com - Keluarga Arya Daru Pangayunan meminta polisi membongkar siapa sosok Vara dan Dion kasus kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban.

Vara dan Dion diketahui merupakan rekan kerja yang terakhir menemani Arya Daru pergi ke sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Pusat. 

Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Dwi Librianto mengatakan kedua orang itu sejatinya harus terus didalami dan tidak menjadikan privasi sebagai alasan untuk menutupi. 

"Sebenarnya tinggal pendalaman daripada saksi-saksi dan bukti-bukti yang ada. Misalnya, contoh, kenapa nggak didalami saksi-saksi yang terakhir ketemu? Vira dan Dion, kenapa nggak didalami? Jangan ditutup dengan alasan privasi," kata Dwi kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (23/10/2025). 

"Buka aja nggak apa-apa. Kalau disitu mungkin ada jalan masuk (dilanjutkan penyelidikan) dari situ. Kalau memang benar di situ ya buka aja," sambungnya. 

Baca juga: Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah Olimpiade dan Piala Dunia FIFA Usai Larang Atlet Israel

Dia mengatakan pihak keluarga tidak keberatan jika memang polisi membongkar dugaan penyebab kematian Arya Daru

"(Keluarga) Enggak keberatan. Justru dengan transparan kita mungkin ada kemungkinan-kemungkinan yang lain. Ada pihak-pihak yang terlibat atau ada pihak-pihak yang bersinggungan. Kita bisa seperti itu. Makanya dibuka aja, jangan berhenti sampai di sini," tuturnya. 

Dwi pun menyinggung setelah kematian Arya Daru, sejumlah diplomat pun yang mengalami tekanan terkait kasus kematian itu. 

"Bukan menantang. Kita sama-sama bekerja sama untuk membuka ini. Jadi kita nggak ada hal yang berlawanan. Kita sama-sama dengan pihak penyelidik," ucapnya. 

Baca juga: Timnya Denny Sumargo Cari Safitri yang Viral Dicerai Suami Jelang Pelantikan PPPK, Ada Apa?

Untuk informasi, Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi. 

Ketika ditemukan, posisi tubuh Arya tergeletak di atas kasur.  

Kepala korban dibungkus plastik dan dililit lakban berwarna kuning, sementara tubuhnya tertutup selimut berwarna biru. 

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah melakukan penyelidikan atas kasus ini.  

Dalam konferensi pers besar pada Selasa (29/7/2025), polisi menyatakan belum menemukan indikasi keterlibatan pihak lain maupun unsur pidana dalam kematian Arya. 

Baca juga: KIPER Real Madrid Courtois Banjir Pujian, Peluang 99 Persen Gol Vlahovic Digagalkan

Hubungan Privasi 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved