Berita Viral
AKHIRNYA 3 Mahasiswa Koas yang Hina Kematian Timothy Dikeluarkan Kemenkes dari RSUP Ngoerah Bali
Tiga koas atau mahasiswa kedokteran yang mencibir kematian Timothy Anugerah Saputra (TAS) dikeluarkan dari RSUP Prof Ngoerah, Bali.
Namun alih-alih murka, Lukas justru memaafkan pembully Timothy.
"Secara manusia saya, sakit hati saya. Tapi saya juga punya Tuhan yang mengajarkan saya apabila saya harus memaafkan orang-orang yang salah," akui Lukas.
Kendati demikian, Lukas tetap membawa kasus kematian sang putra ke ranah hukum.
Hal itu lantaran Lukas curiga dengan klarifikasi pihak kampus yakni Universitas Udayana yang sempat menyebut Timothy tak dibully.
Padahal buktinya sudah jelas tersebar di media sosial yakni ada chat dari teman-teman kampus Timothy yang mencemooh kematian putra Lukas tersebut.
"Dari pihak kampus menjelaskan anak saya itu tidak dibully sebelum kejadian ini. Saya beritahukan, saya sudah konsultasi dengan kuasa hukum saya, kasus bullying itu memang sangat susah dibuktikan, terutama kasus bullying verbal, kecuali memang bullying fisik, bullying yang ada di media sosial seperti mahasiswa dari Unud yang membully anak saya pasca-kematiannya, itu gampang dibuktikan kalau mau dibawa ke ranah hukum, itu gampang," ungkap Lukas dalam tayangan youtube tv one news.
Sementara itu terkait dugaan perundungan terhadap kasus kematian Timothy, pihak kampus akhirnya angkat bicara.
Ketua Unit Komunikasi Publik Unud, Ni Nyoman Dewi Pascarani mengungkap kasus tewasnya Timothy akan diselidiki oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK).
Nantinya hasil dari penyelidikan Satgas PPK lah yang akan jadi bahan untuk pemberian sanksi bagi keenam mahasiswa terduga pembully Timothy.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di wartakota
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| PEJABAT Korea Selatan Angkat Bicara Soal Kapalnya Diserang di Selat Hormuz, Kawasan Teluk Memanas |
|
|---|
| MERASA Difitnah Lecehkan Tersangka Wanita, Penyidik Polrestabes Medan Laporkan Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| PENGADAAN Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar Jadi Polemik, Per Pasang Rp 700 Ribu, Gus Ipul: Lelang |
|
|---|
| SUASANA Gaduh di Stasiun Imbas Kerusakan KRL, Kondisi Sempat Tak Kondusif, Gerbong Tanpa AC |
|
|---|
| Sherly Tjoanda Diklaim Gubernur Berkinerja Baik Versi Muda Bicara ID, Disusul Pramono Anung dan KDM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/VIRAL-TIMOTHY-DIBULLYsdsd.jpg)