Medan Terkini
96 Kota Berkumpul di Medan, Perputaran Ekonomi Rakernas APEKSI XVIII Diproyeksi Rp 72 Miliar
Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XVIII Tahun 2026.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XVIII Tahun 2026 di Kota Medan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antarkota, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus mempromosikan potensi daerah.
Kegiatan berskala nasional ini berlangsung selama sepekan dengan menghadirkan berbagai agenda strategis, mulai dari forum pemerintahan, promosi investasi, penguatan UMKM, hingga pagelaran budaya yang melibatkan masyarakat luas.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan, rangkaian kegiatan diawali pada 28-29 Juni 2026 melalui pelaksanaan Youth City Changers dan Forum Pangan. Kedua agenda ini menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda dan para pemangku kepentingan dalam membahas isu pembangunan perkotaan.
Selanjutnya, pada 30 Juni 2026, Kota Medan menyambut kedatangan para kepala daerah melalui registrasi peserta, pelaksanaan sejumlah forum diskusi, serta gala dinner yang dirangkaikan dengan closing Gelar Melayu Serumpun (GEMES).
"Memasuki 1 Juli 2026, agenda Rakernas APEKSI XVIII semakin semarak dengan pelaksanaan Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan, Ladies Program, Dialog Kota Tangguh, berbagai forum tematik, city tour, pembukaan Indonesia City Expo, hingga pembukaan resmi Rakernas APEKSI XVIII," jelas Rico Waas.
Kemudian pada 2 Juli 2026, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, penanaman pohon, penandatanganan prasasti, Ladies Program Fun Cooking Daun Ubi Tumbuk, forum tematik, sidang pleno, penutupan Rakernas APEKSI XVIII, serta Karnaval Nusantara yang menjadi salah satu agenda puncak.
Sementara itu, Indonesia City Expo, pentas seni, dan bazar UMKM berlangsung sepanjang 1-3 Juli 2026 sebagai wadah promosi potensi daerah, investasi, serta produk unggulan dari berbagai kota di Indonesia.
Seluruh rangkaian kegiatan resmi ditutup pada 3 Juli 2026 melalui penutupan Indonesia City Expo. Meski demikian, masyarakat masih dapat menikmati hiburan rakyat dan bazar UMKM hingga 4 Juli 2026.
96 Pemerintah Kota Hadir di Medan
Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026 dihadiri perwakilan dari 96 pemerintah kota di seluruh Indonesia. Rinciannya terdiri atas 88 wali kota, empat wakil wali kota, dua sekretaris daerah, dan satu kepala Bappeda.
"Kehadiran para kepala daerah ini menegaskan Rakernas APEKSI sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota, berbagi praktik terbaik, serta merumuskan kebijakan pembangunan perkotaan yang adaptif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan," kata Rico Waas.
APEKSI sendiri terdiri atas enam Komisariat Wilayah (Komwil), yakni Komwil I sebanyak 24 kota, Komwil II sebanyak 10 kota, Komwil III sebanyak 25 kota, Komwil IV sebanyak 13 kota, Komwil V sebanyak sembilan kota, dan Komwil VI sebanyak 17 kota.
Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat ialah Karnaval Budaya yang diikuti 56 delegasi dari berbagai daerah di Indonesia dengan total 2.984 peserta.
Karnaval ini menampilkan beragam seni, budaya, adat istiadat, serta identitas khas masing-masing daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus memperkuat promosi budaya Nusantara.
Perputaran Ekonomi Diproyeksi Capai Rp72 Miliar
| Kuasa Hukum Sebut Tanda Tangan Bambang Ghiri Arianto di Kasus Korupsi Smartboard Dipalsukan |
|
|---|
| BBMKG Medan Warning Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Siang Panas Menyengat Sore Hujan Lebat |
|
|---|
| Soroti Kasus Oplos Bio Solar di SPBU Gajah Mada, DPRD Sumut Desak Polisi Periksa Pengelola |
|
|---|
| Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua KPU Tanjungbalai Dituntut 5 Tahun Penjara |
|
|---|
| Kinerja Polsek Sunggal Dinilai Tak Profesional, Tersangka Pencuri Emas Rp 140 Juta Dipulangkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pelaksanaan-Rapat-Kerja-Nasional-Rakernas-Asosiasi-Pemerintah-Kota-Seluruh-Indonesia-1.jpg)