Senin, 29 Juni 2026

Medan Terkini

Dandim Angkat Bicara soal Viral Satu Kompi Prajurit TNI Dituding Curi Sapi Warga di Labuhanbatu

Sempat beredar luas di media sosial video menarasikan satu kompi personel TNI mencuri lembu atau sapi warga di Desa Sei Siarti.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PENCURIAN SAPI - Komandan Distrik Militer (Kodim) 0209/LB, Letkol Kavaleri Hanung Kaptiaji ketika diwawancarai soal personel TNI dinarasikan mencuri sapi warga di Labuhanbatu, Minggu (28/6/2026). Ia menyebut keberadaan personel TNI melakukan pengamanan situasi ricuh. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Sempat beredar luas di media sosial video menarasikan satu kompi personel TNI mencuri lembu atau sapi warga di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.

Sejumlah pria yang disebut sebagai personel Angkatan Darat itu dituding mencuri peliharaan ternak milik seorang janda.

Dalam video berdurasi singkat, tampak warga meneriaki sejumlah pria berbadan tegap sedang berjalan kaki. 

Menanggapi hal itu, Dandim 0209/LB, Letkol Kavaleri Hanung Kaptiaji membantah tudingan tersebut.

Namun ia membenarkan adanya pengambilan lembu di lokasi, antara sesama warga sipil berinisial MS dan JF, bukan TNI.

"Kami, pihak Kodim, sudah bertemu dengan kedua belah pihak yang bertikai dengan permasalahan lembu. Baik itu saudari dari Mbak MS, kemudian saudara J, dan kami sudah tahu permasalahannya seperti apa,"kata Dandim 0209/LB, Letkol Kavaleri Hanung Kaptiaji, Senin (29/6/2026).

Meski demikian, ia mengaku adanya personel TNI di lokasi kejadian.

Tapi menurutnya, keberadaan personel TNI bukan untuk mencuri lembu, melainkan mengamankan lokasi karena ada keributan.

"Kami sudah melaksanakan pengecekan, sampai dengan sekarang terkait dengan keterlibatan tidak ada. Tetapi memang ada personel yang melaksanakan pengamanan,"ujarnya.

"Pengamanan dalam rangka, pada hari itu memang situasi konflik antara kedua belah pihak ini sedang sangat tinggi. Nah, anggota yang pengamanan tersebut, itu menjaga agar situasi menjadi kondusif,"sambungnya.

Dalam permasalahan ini, Kodim Labuhanbatu menyatakan terbuka.

Apabila memang ada keterlibatan TNI, diharapkan melapor, disertai bukti.

"Tetapi kami minta tolong selaku bertanggung jawab, Komandan di Labuhan Batu, seandainya ada keterlibatan TNI AD yang dirasa punya bukti, laporkan kepada kami, tentu akan kami tindak lanjuti."

Letkol Hanung mengatakan, berdasarkan penelusuran mereka, permasalahan ternak yang sudah terjadi sejak Mei 2026 ini sedang berproses di Kepolisian.

Kedua belah pihak saling melapor di wilayah Polres Labuhanbatu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Senin, 29 Juni 2026 | 02:00 WIB
South Africa
Afrika Selatan
0 - 1
Canada
Kanada
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved