Senin, 29 Juni 2026

Medan Terkini

Niat Menolong, Anggota Satpol PP Malah Ditipu dan Motornya Dibawa Kabur Polisi Gadungan

Niat baik untuk menolong sesama justru berbuah petaka bagi Ardi Kusuma Damanik (41), seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja Medan.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
PENGGELAPAN MOTOR - Korban penggelapan: Ardi Kusuma Damanik (41) yang merupakan anggota Sat Pol PP Kota Medan, harus menelan pil pahit, sepeda motor miliknya sehari hari digunakan digelapkan oleh pria diduga berseragam polisi, Senin (29/6/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Niat baik untuk menolong sesama justru berbuah petaka bagi Ardi Kusuma Damanik (41), seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan.

Ia menjadi korban penipuan dan penggelapan sepeda motor miliknya setelah memercayai modus pinjam kendaraan yang dilancarkan oleh seorang pria misterius beratribut seragam kepolisian.

Peristiwa pilu ini terjadi di Jalan Sejati, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, tepatnya di area parkiran Kantor Wali Kota Medan, pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 16.10 WIB.

Beralasan Jemput Anak Sekolah, Tinggalkan Motor Rusak di Pos Jaga

Ardi yang baru tiga bulan bertugas di Kantor Wali Kota Medan setelah sebelumnya delapan tahun menjaga Masjid Raya Medan ini menceritakan, saat itu dirinya didatangi pria berpakaian coklat mirip aparat.

Pelaku berdalih ingin meminjam sepeda motor Honda Vario 160 CBS milik Ardi karena sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi BK 5990 ABS yang dikendarainya sedang rusak dan stangnya goyang.

Pelaku juga beralasan terburu-buru harus menjemput anaknya yang pulang les sekolah di kawasan Jalan W.R. Supratman, Medan. Untuk meyakinkan korban, pelaku mengklaim istrinya bekerja di dalam Kantor Wali Kota, yang turut diamini oleh seorang tukang becak di lokasi.

"Sebenarnya saya itu sadar, tapi memang karena jiwa saya ini mau menolong membantu. Terus dikarenakan dia menggunakan seragam mirip polisi langsung saya berikan. Sebetulnya niat saya membantu," ujar Ardi saat ditemui, Senin (29/6/2026).

Ardi dengan sabar menunggu di pos penjagaan sejak pukul 16.10 WIB hingga pukul 22.00 WIB malam. Namun, pria tersebut tak kunjung menampakkan batang hidungnya.

"Istri saya pun sudah nelpon-nelpon tanya ke mana. Saya tidak memberitahukan istri bahwasanya saya kehilangan sepeda motor. Saya pikir hanya minjam dan belum kembali," kenangnya.

Telusuri Nopol ke Samsat, Ternyata Motor yang Ditinggalkan Pelaku Hasil Curian

Merasa ada yang tidak beres, Ardi kemudian berinisiatif mengecek nomor polisi BK 5990 ABS milik Yamaha Mio yang ditinggalkan pelaku melalui layanan telepon Samsat.

Hasilnya mengejutkan, motor tersebut ternyata terdaftar atas nama orang lain dan statusnya telah dilaporkan hilang dicuri.

Berbekal data alamat dari Samsat, pada Sabtu (27/6/2026), Ardi melacak keberadaan pemilik asli motor Mio tersebut ke kawasan Medan Johor. Di sana, ia bertemu dengan pria bernama Indra yang ternyata berprofesi sebagai security di sebuah rumah makan Taiwan di daerah Medan Polonia.

Indra rupanya merupakan korban penipuan pertama dari pelaku yang sama dengan modus yang identik pada tanggal 20 Juni 2026 lalu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Senin, 29 Juni 2026 | 02:00 WIB
South Africa
Afrika Selatan
0 - 1
Canada
Kanada
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved