Medan Terkini
Modus Pinjam Antar Anak Sekolah, Motor Anggota Satpol PP Medan Dilarikan Polisi Gadungan
Seorang anggota Satpol PP Medan menjadi korban penggelapan sepeda motor oleh seorang pria misterius
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan menjadi korban penggelapan sepeda motor oleh seorang pria misterius yang nekat mengenakan seragam atribut kepolisian berpangkat Kompol (satu bunga melati emas).
Nahas dialami korban bernama Ardi Kusuma Damanik (41). Sepeda motor Honda Vario 160 CBS bernomor polisi BK 6354 AND yang sehari-hari digunakannya untuk berdinas di Kantor Walikota Medan kini raib dibawa kabur pelaku tak dikenal.
Ardi menceritakan bahwa peristiwa penipuan dan penggelapan tersebut terjadi saat dirinya sedang berjaga di area parkir Kantor Walikota Medan pada Kamis (25/6/2026) sekira pukul 16.00 WIB sore.
Siasat Licik Pelaku: Pura-pura Motor Rusak dan Jaminan Kunci Palsu
Aksi kejahatan ini bermula ketika pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio mendatangi pintu belakang Kantor Walikota Medan dan memantau situasi di sekitar pos pengamanan Komplek Benteng.
"Karena celingak-celinguk di Komplek Benteng, saya langsung menghampiri dan bertanya kepada pria tersebut. Terduga pelaku itu pun mengaku sepeda motor miliknya rusak, pas saya pegang ternyata memang benar stangnya goyang," ucap Ardi Kusuma Damanik saat ditemui, Senin (29/6/2026).
Untuk meyakinkan korban, pelaku sempat mengobrol dengan seorang penarik becak bermotor (betor) berinisial A, yang menyebut bahwa istri pria berseragam tersebut memang bekerja di Kantor Walikota Medan.
Pelaku kemudian berdalih ingin meminjam sepeda motor milik Ardi sebentar dengan alasan hendak menjemput anaknya yang pulang les sekolah di kawasan Jalan W.R. Supratman. Sebagai jaminan, pelaku meninggalkan motor matic miliknya yang rusak beserta kuncinya kepada korban.
"Dikasihnya kunci sepeda motornya ke saya, menaruh sepeda motornya dan bilang kembali untuk minum kopi bareng nanti. Mendengar hal itu dan karena percaya, saya berikan kunci motor saya," tutur Ardi.
Atribut Polisi Berpangkat Melati Satu, Korban Baru Sadar Saat Larut Malam
Kecurigaan Ardi baru muncul setelah dirinya menunggu hingga larut malam namun pria yang mengaku aparat penegak hukum tersebut tidak kunjung memulangkan sepeda motornya.
Ardi menjelaskan, pelaku saat itu mengenakan sweater, namun pada bagian kerah bajunya dengan sengaja dimunculkan atribut pangkat kepolisian berupa lambang satu bunga melati emas atau Komisaris Polisi (Kompol).
"Saya pikir dia memang anggota yang sedang BKO berjaga unjuk rasa di Kantor Walikota Medan ini. Pas setelah dicek ke anggota yang apel, ternyata tidak ada yang mengenalnya," sesalnya.
Akibat insiden kelam ini, anggota Satpol PP Kota Medan tersebut tidak hanya kehilangan motor matic kesayangannya, melainkan juga kehilangan satu buah tas di dalam jok yang berisi dokumen penting seperti STNK, buku tabungan BRI, Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpol PP, kartu BPJS, serta tiga kartu ATM (Bank Sumut, BCA, dan BRI).
Kasus Diselidiki Polsek Medan Baru, Korban Minta Pelaku Segera Ditangkap
| Minta Realisasi Program Prioritas Dipercepat, Gubsu Bobby Nasution: Jangan hanya di Kertas Saja |
|
|---|
| Pria 35 Tahun Curi HP Seharga Rp 20 Juta di Grosir Medan, Awalnya Pelaku Berniat Beli Rokok |
|
|---|
| Tabrak Lari Pengendara Motor, Pria 62 Tahun di Medan Johor Nyaris Babak Belur Digebuki Massa |
|
|---|
| NASIB Apes Januar Lubis, Pergi ke Warung Jadi Sasaran Tawuran, Polisi Belum Terima Laporan Korban |
|
|---|
| Kadis Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy Diperiksa Jadi Saksi Kasus Korupsi Smartboart Langkat Hari Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Korban-penggelapan-Ardi-Kusuma-Damanik-41-yang-merupakan-anggota-Sat-Pol.jpg)