Berita Medan
Aspirasi Sivitas Akademika Mengalir di RDP UHN Medan, Yayasan Siap Benahi Kampus
Mahasiswa menilai kondisi tersebut mengganggu kenyamanan selama mengikuti proses belajar mengajar di kampus.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan besar di lingkungan UHN Medan.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran rektorat, dosen, karyawan, hingga mahasiswa di Kampus UHN Medan, Rabu (13/5/2026).
Effendi juga mempersilakan para sivitas akademika menyampaikan aspirasinya. Tak butuh waktu lama, seorang dosen perempuan langsung menyampaikan aspirasinya.
Tidak hanya dosen, para mahasiswa juga silih berganti menyampaikan aspirasi dalam RDP tersebut.
Adapun keluhan dan aspirasi yang disampikan dosen serta para mahasiswa antara lain terkait persoalan birokrasi kampus, fasilitas, biaya-biaya perkuliahan, hingga kegiatan-kegiatan lainnya di lingkungan kampus.
Keluhan tersebut mulai dari pendingin ruangan (AC) yang tidak berfungsi, komputer yang rusak, fasilitas olahraga, hingga kursi perkuliahan yang sudah tidak layak digunakan.
Mahasiswa menilai kondisi tersebut mengganggu kenyamanan selama mengikuti proses belajar mengajar di kampus.
Selain kerusakan fasilitas, beberapa ruangan perkuliahan juga disebut dipenuhi coretan pada dinding maupun meja sehingga membuat suasana belajar terlihat kurang nyaman dan kurang terawat.
“Kami berharap pihak kampus lebih serius memperhatikan fasilitas penunjang perkuliahan. Saat ini masih banyak AC yang tidak berfungsi, komputer laboratorium yang rusak, serta kursi di ruang kelas yang sudah tidak layak digunakan,” ujar salah seorang mahasiswa.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Effendi tampak mencatat satu per satu aspirasi yang disampaikan.
Ia menekankan bahwa kepengurusan yayasan saat ini mengedepankan prinsip transparansi dan pengabdian penuh.
“Walaupun pertemuan terasa singkat, yakinlah akan membawa perubahan besar ke depan,” ujarnya.
Salah satu poin penting yang disampaikan Effendi Simbolon dalam RDP tersebut adalah mengenai kebijakan internal yayasan yang kini tidak lagi menerima honorarium.
"Ini adalah era yayasan yang tidak berhonor. Sejak hari pertama pada Februari 2025 lalu, kami berkomitmen untuk melayani tanpa mengambil serupiah pun. Fokus kita adalah memindahkan era lama yang tidak lagi berlaku menuju manajemen yang lebih sehat," tegas Effendi.
Effendi mengakui, meski UHN telah mencapai akreditasi institusi yang baik berkat kerja keras rektorat dan dosen, namun secara realistis kondisi sarana dan prasarana (sarpras) masih perlu ditingkatkan agar benar-benar unggul.
| KAI Bandara Catat 1,4 Juta Penumpang KA Srilelawangsa Selama Januari-April 2026 |
|
|---|
| Residivis Kambuhan Curanmor di Medan Deli Diringkus, Motor Curian Dijual Rp 800 Ribu |
|
|---|
| Manfaatkan Kelengahan Korban, Montir Bawa Kabur Mobilio dari Depan Masjid |
|
|---|
| Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Terjun |
|
|---|
| 80 Ribu Anak di Bawah Usia 10 Tahun jadi Korban, Menkomdigi Ajak Warga Medan Lawan Judi Online |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/RDP-Rapat-Dengar-Pendapat-RDP-bersama-jajaran-rektorat.jpg)