Medan Terkini
Driver Ojol Dibegal Empat Orang Bersenjata Tajam di Medan, Motor Dibawa Kabur
Seorang driver ojek online, Zulfikar Juli (51), warga Komplek Puri Zahara, Sei Mencirim, menjadi korban pembegalan yang terjadi pada Senin.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang driver ojek online, Zulfikar Juli (51), warga Komplek Puri Zahara, Sei Mencirim, menjadi korban pembegalan yang terjadi pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Seroja Raya, Medan.
Pelaku berjumlah empat orang yang mengendarai dua sepeda motor dan membawa senjata tajam.
Zulfikar bercerita, peristiwa bermula setelah ia baru saja menyelesaikan pesanan GoFood dari daerah Tanjung Selamat.
Saat itu, ia berniat untuk segera melaksanakan salat Isya di masjid dekat rumahnya.
"Baru selesaikan orderan, pukul 20.00 WIB, saya mau sekalian salat Isya. Tak berani salat di masjid luar, jadi awak kejar salat di masjid dekat rumah, Komplek Puri Zahara, Jalan Bunga Rinte," ujar Zulfikar saat dikonfirmasi awak media, Rabu (13/5/2026).
Ketika melintas di Jalan Bunga Rinte, tepatnya di dekat tikungan, Zulfikar mengaku kurang memperhatikan situasi karena kaca spion kanan motornya pecah.
Ia menduga para pelaku telah membuntutinya dari belakang.
"Tiba-tiba ada satu unit sepeda motor menyalip, mereka boncengan. Lalu salah satu dari mereka menendang sepeda motor saya hingga sempoyongan, tapi tidak sampai jatuh," ungkapnya.
Zulfikar pun mengaku melihat para pelaku berjumlah empat orang menggunakan dua sepeda motor dan membawa senjata tajam jenis parang.
"Jadi saya langsung angkat tangan. Takut juga, lah ya, daripada nyawa yang hilang," ucapnya.
Dalam keadaan terdesak, Zulfikar memilih pasrah dan merelakan sepeda motor Honda Supra 125 miliknya dengan nomor polisi BK 4898 AKG dan diambil para pelaku.
"Begitu diambil sepeda motor saya, para pelaku langsung berbalik arah ke arah Namogajah. Kondisi pun jadi shock," katanya.
Usai dibegal, seorang driver ojol lain yang melintas menolong Zulfikar dan memboncengnya ke Indomart. Di sanalah ia mulai memberitahukan kejadian tersebut kepada rekan-rekannya.
"Tidak ada yang luka karena pas kejadian sudah menyerah," tambahnya.
Zulfikar pun mengaku baru bisa diantar oleh rekan-rekannya ke Polsek Medan Tuntungan sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, ia sempat terkendala karena BPKB sepeda motor masih berada di leasing sehingga tidak bisa langsung membuat laporan polisi.
| Wali Kota Medan Bantu Siswa SMP Panca Budi yang Menunggak SPP, Begini Tanggapan Wali Murid |
|
|---|
| Curi Dua Unit Outdoor AC, Tiga Pria Pengangguran Dibekuk Polsek Medan Area |
|
|---|
| Jukir Liar Bawa Kabur Sepeda Motor Pengunjung Kafe di Medan, Kunci Masih Menempel di Kendaraan |
|
|---|
| Ibu di Tapsel Ditandu 30 Km hingga Bayi Meninggal, Dinkes Sumut akan Bangun RTK di Desa Terpencil |
|
|---|
| Pria Bertato Akhiri Hidup di Jembatan Jl AH Nasution Medan, Polisi: Tak Ada Bekas Kekerasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-driver-ojek-online-Zulfikar-Juli-terduduk-lemas-di-depan-Indomaret.jpg)