Berita Medan

KAI Bandara Catat 1,4 Juta Penumpang KA Srilelawangsa Selama Januari-April 2026

Sepanjang periode Januari hingga April 2026, total volume penumpang layanan KA Srilelawangsa mencapai 1,4 juta penumpang

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
DOK/KA BANDARA
KAI BANDARA: KAI Bandara terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas transportasi dan meningkatkan mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Sepanjang periode Januari hingga April 2026, total volume penumpang layanan KA Srilelawangsa mencapai 1,4 juta penumpang atau meningkat 2,53 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 sebanyak 1,3 juta penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi, baik untuk mobilitas harian, perjalanan antarkota, maupun akses menuju kawasan bandara dan pusat aktivitas ekonomi di Sumatera Utara.

Pada relasi Medan-Kualanamu, volume penumpang KA Srilelawangsa selama Januari hingga April 2026 tercatat sebanyak 537 ribu penumpang, meningkat 15.259 penumpang atau 2,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 522 ribu penumpang.

Sementara itu, pada relasi Medan – Binjai – Kuala Bingai, jumlah penumpang mencapai 876 ribu penumpang atau meningkat 19.594 penumpang dibandingkan Januari hingga April 2025 sebanyak 857 ribu penumpang, dengan pertumbuhan sebesar 2,29 persen.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang tersebut menjadi indikator positif atas meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang efisien dan berkelanjutan.

“Peningkatan volume penumpang KA Srilelawangsa selama empat bulan pertama tahun 2026 menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama untuk mobilitas sehari-hari.

Selain menawarkan ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan, layanan KA Srilelawangsa juga mendukung konektivitas antarwilayah dan akses menuju Bandara Internasional Kualanamu,” ujarnya.

Lebih lanjut, KAI Bandara menilai keberadaan layanan KA Srilelawangsa memiliki peran strategis dalam memperkuat integrasi transportasi di Sumatera Utara.

Relasi Medan-Kualanamu menjadi salah satu jalur penting dalam mendukung akses masyarakat dan pengguna jasa penerbangan menuju bandara, sedangkan relasi Medan-Binjai-Kuala Bingai berperan dalam menunjang mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan dan penyangga.

KAI Bandara akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui optimalisasi operasional perjalanan kereta api, peningkatan fasilitas pelayanan pelanggan, serta penguatan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Melalui layanan transportasi publik berbasis rel yang andal dan terintegrasi, KAI Bandara optimistis dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan sektor pariwisata, serta aktivitas masyarakat di wilayah Sumatera Utara.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found.

Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

(Cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved