Berita Medan
Medan Book Party, Bangun Ruang Literasi yang Santai dan Menyenangkan untuk Anak Muda
Karena itu, kegiatan MBP tidak hanya dilakukan di ruang formal, tetapi juga di taman, kafe, hingga ruang terbuka.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
Meski demikian, Dewi mengaku masih ada keresahan di kalangan pembaca terkait harga buku yang dinilai mahal.
Kondisi itu, menurutnya, membuat sebagian orang memilih membeli buku bajakan atau membaca file PDF ilegal karena keterbatasan ekonomi.
“Banyak yang sebenarnya ingin baca buku asli, tapi harga buku masih cukup berat, terutama untuk pelajar,” ujarnya.
Ia juga menyebut masih ada anak muda yang ragu bergabung ke komunitas literasi karena takut diabaikan atau dinilai berdasarkan bacaan mereka. Namun menurutnya, suasana di MBP justru dibangun agar semua orang merasa diterima.
Selain menggelar kegiatan internal, MBP juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Gramedia, toko buku independen, hingga kafe literasi di Kota Medan.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Doyan Foya-foya Tapi Gak Mau Kerja, 2 Remaja Spesialis Curi Motor Trail Indekos di Medan Ditangkap |
|
|---|
| Jaksa Tak Ajukan Kasasi Vonis 8 Tahun Nelayan Tewaskan Remaja saat Tawuran di Belawan |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Hanguskan 2 Rumah Semi Permanen di Medan Sunggal |
|
|---|
| Tim Pemko Medan Bongkar Penyerobotan Trotoar oleh Pengelola JCO Donuts, Taufiq: Sudah Proses Sebulan |
|
|---|
| Film Pathaan Diputar di Poltekpar Medan, Jadi Ajang Pertukaran Budaya India-Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KOMUNITAS-BUKU-Peserta-Medan-Book-Party-mengikuti.jpg)