Berita Medan

Medan Book Party, Bangun Ruang Literasi yang Santai dan Menyenangkan untuk Anak Muda

Karena itu, kegiatan MBP tidak hanya dilakukan di ruang formal, tetapi juga di taman, kafe, hingga ruang terbuka.

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
IST
KOMUNITAS BUKU Peserta Medan Book Party mengikuti kegiatan membaca bersama atau silent reading di ruang terbuka Kota Medan. Komunitas literasi tersebut rutin menggelar agenda mingguan untuk membangun budaya membaca dengan suasana santai dan terbuka bagi semua kalangan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Komunitas baca buku Medan Book Party atau MBP terus menjadi ruang alternatif bagi anak muda di Kota Medan untuk membangun budaya literasi dengan suasana santai, inklusif, dan tanpa stigma terhadap jenis bacaan tertentu.

Ketua MBP, Arief Rahman Nur Fadhilah, mengatakan komunitas tersebut berdiri pada Desember 2023 dan lahir dari keresahan generasi muda terhadap cara pandang membaca yang selama ini identik dengan kewajiban akademik.

“Dulu buku sering diasosiasikan dengan ruang kelas, ujian, nilai, dan tekanan akademik. Akhirnya banyak orang merasa membaca itu tidak menyenangkan. Kami ingin mengubah asosiasi itu menjadi sesuatu yang fun dan membahagiakan,” ujarnya.

Menurut Arief, konsep “Book Party” sengaja dihadirkan untuk menunjukkan bahwa membaca bisa dilakukan dengan suasana yang santai dan menyenangkan.

Karena itu, kegiatan MBP tidak hanya dilakukan di ruang formal, tetapi juga di taman, kafe, hingga ruang terbuka.

MBP mengusung slogan “Merayakan Baca, Merangkul Rasa” sebagai bentuk penerimaan terhadap seluruh jenis bacaan dan latar belakang pembacanya.

“Semua buku dirayakan. Mau novel, komik, artikel ilmiah, koran, sampai bacaan digital pun boleh dibawa. Yang penting adalah membangun kebiasaan membaca,” katanya.

Saat ini, grup komunitas tersebut telah diikuti lebih dari 1.100 anggota dengan pengikut Instagram mencapai sekitar 5.000 akun.

Dalam setiap agenda mingguan, kehadiran peserta disebut berkisar 50 hingga 70 orang.

Kegiatan utama MBP berupa silent reading atau membaca senyap bersama dan sesi berbagi pengalaman membaca.

Selain itu, komunitas ini juga menghadirkan aktivitas lain seperti walking party, badminton, hingga renang bersama untuk mempererat hubungan antaranggota.

Arief menilai minat baca anak muda di Medan perlahan mulai meningkat. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya komunitas literasi yang bermunculan dan tumbuh bersama.

“Kerja literasi ini tidak bisa dilakukan sendiri. Harus bareng-bareng. Tapi kami senang karena sekarang semakin banyak anak muda yang mulai tertarik membaca dan datang ke ruang-ruang literasi,” katanya.

Salah seorang anggota MBP, Dewi Embun, menilai komunitas tersebut berhasil menciptakan ruang literasi yang hangat dan jauh dari kesan kaku.

“Orang-orang di sini humble dan tidak menghakimi genre buku yang dibaca. Bahkan orang yang awalnya tidak suka membaca jadi tertarik ikut dan akhirnya ketagihan baca buku,” katanya.

Meski demikian, Dewi mengaku masih ada keresahan di kalangan pembaca terkait harga buku yang dinilai mahal.

Kondisi itu, menurutnya, membuat sebagian orang memilih membeli buku bajakan atau membaca file PDF ilegal karena keterbatasan ekonomi.

“Banyak yang sebenarnya ingin baca buku asli, tapi harga buku masih cukup berat, terutama untuk pelajar,” ujarnya.

Ia juga menyebut masih ada anak muda yang ragu bergabung ke komunitas literasi karena takut diabaikan atau dinilai berdasarkan bacaan mereka. Namun menurutnya, suasana di MBP justru dibangun agar semua orang merasa diterima.

Selain menggelar kegiatan internal, MBP juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Gramedia, toko buku independen, hingga kafe literasi di Kota Medan.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved