Medan Terkini

Sopir Ekspedisi asal Jakarta Diduga Jadi Korban Perampokan di Medan, Disekap hingga Truk Disandera

Seorang sopir truk ekspedisi asal Jakarta, bernama Moga Imanuel Sirait, beserta kernetnya bernama Dani, diduga menjadi korban perampokan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
Moga Imanuel Sirait, sopir truk ekspedisi beserta kernetnya bernama Dani, diduga menjadi korban perampokan di Medan Johor, ketika diwawancarai, Kamis (30/4/2026). Sampai saat ini truk masih disandera. 

Alhasil, Moga dan kernetnya dimasukkan ke dalam boks, dan dikurung selama 30 menit.

Karena panik, Moga menghubungi rekannya di Kecamatan Tanjung Morawa.

Sekitar 9 orang rekannya datang berusaha menyelamatkan, hingga terlibat adu jotos.

Sejumlah orang tak dikenal itu akhirnya kalah, dan Moga selamat.

"Ada itu setengah jam itu disekap. Sebelum dikurung, saya sempat menelepon memang teman-teman saya yang dari garasi,"katanya.

Tak lama kemudian, orang tak dikenal itu menyerah dan meminta permasalahan diselesaikan di area pangkalan Udara Militer tak jauh dari lokasi.

Mereka menolak jika masalah diselesaikan ke Polres, maupun Polres.

Alhasil, Moga dan kernet ikut ke dalam mobil pribadi, dan truk dibawa orang tak dikenal ke 
area pangkalan Udara Militer Lanud Soewondo Medan.

"Nah, di situ digiringlah ke Paskhas. Bukan saya yang bawa mobilnya, Bang. Orang lain yang bawa mobilnya, saya disekap di mobil pribadi."

Sesampainya di sekitar pangkalan udara (Lanud) Soewondo Medan, Moga kembali dianiaya.

Ia baru bebas ketika bos nya datang untuk menemui para terduga pelaku.

Alhasil ia dan kernetnya dibebaskan dan selamat, meski luka-luka.

Sedangkan mobil, masih ditahan hingga saat ini.

"Dikawal seorang tentara di depan, itu tentara yang mengawal mobil ini."

Kuasa hukum korban, Leo Situmorang mengatakan pihaknya telah bertemu dengan terduga pelaku penyekapan, dan penganiayaan.

Namun hingga kini, truk ekspedisi belum dibebaskan.

Mereka juga telah melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan.

Leo mengingatkan agar pelaku berhati-hati karena bisa dipenjarakan.

"Untuk yang melakukan saya ingatkan hati-hati. Kamu salah langkah. Bagus sekarang mediasi.
Ingat, laporan sudah terbit."

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved