Medan Terkini
Anak 9 Tahun di Sunggal Dicabuli, Pelaku Ikat Kaki Korban saat Beraksi
Sorang pria berinisial R, ditangkap warga Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Minggu (26/4/2026) malam.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria berinisial R, ditangkap warga Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Minggu (26/4/2026) malam.
Pelaku yang diduga menjadi predator anak itu, dikabarkan telah melakukan aksi pencabulan terhadap seorang anak berusia 9 tahun.
Berdasarkan keterangan dari kerabat korban, RBH, aksi dugaan pencabulan ini dialami oleh cicitnya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Katanya, ia baru mengetahui cicitnya itu menjadi korban aksi tak senonoh oleh pria pengangguran itu pada Minggu (26/4/2025) pagi.
Dirinya menjelaskan, dari pengakuan korban aksi pencabulan itu terjadi pada Sabtu (25/4/2026) malam. Dimana, korban sebelumnya berpamitan ingin menginap di rumah kerabat. Namun, saat korban bermain futsal korban didatangi oleh pelaku dan langsung mengajaknya pergi.
"Anak ini izin pamit mau tidur di rumah keluarga. Habis itu dia pulang pagi jam 5 ke rumah sini. Malam minggu kejadiannya. Karena, main futsal itu malam minggu," ujar RHB, Kamis (30/4/2026).
RBH menuturkan, saat ia menanyai korban ternyata pada malam kejadian pelaku juga berusaha mengajak abang dari korban yang juga sama-sama bermain futsal. Namun, saat itu abang korban menolak untuk ikut dan pulang ke rumah membawa sepeda mereka.
"Tadinya mau ngajak abangnya, abangnya nggak mau, jadi jatuhnya si adeknya dirayunya lah. Abangnya disuruh pulang bawa sepeda. Dia nampak adeknya dibawa, tapi nggak tahu masalah kayak gitu," katanya.
Dikatakan wanita paruh baya ini, awalnya ia menanyai korban pada pagi hari yang mana saat itu korban mengaku korban akan kembali keluar rumah. Saat itu, korban mengaku esok harinya akan pergi ke kolam renang bersama pelaku. Mendengar penuturan korban, ia langsung menolak dan melarang korban pergi.
"Saya tanya mau ke mana, katanya besok jam 10.00 WIB mau ke kolam renang diajak sama pelaku. Enggak, enggak, enggak, enggak ku kasih. Terus saya tanya lagi dari mana kemarin," tutur RBH.
Setelah ditanya secara perlahan, korban mengaku jika ia sudah dibawa oleh pelaku yang awalnya berjalan-jalan. RBH menuturkan, cicitnya tersebut memang mengaku takut saat dibawa oleh korban hingga ke rumah pelaku yang memang ditinggali pelaku seorang diri.
"Adek dibawa jalan-jalan katanya. Dibawa keliling. Terus adek dibawa ke rumahnya. Rumahnya kosong," ucapnya menirukan perkataan korban.
Setibanya di rumah pelaku, korban mengaku di sana ia sempat mendapat tindakan pencabulan oleh pelaku. Tak hanya itu, sebelum melancarkan aksi cabulnya, kaki korban diikat oleh pelaku yang diduga untuk menghindari korban memberontak.
"Kaki Adek diikat, terus celana adek digantung di atas biar enggak bisa diambil. Terus dipaksanya," ungkapnya.
Setelah mendengar pengakuan korban, ia mengaku langsung menyampaikannya ke anaknya untuk mencari keberadaan pelaku. Setelah dicari, pelaku akhirnya berhasil ditemukan di rumahnya dan diamankan oleh warga sekitar.
Sebelumnya, ia mengaku keluarganya awalnya sempat mendatangi rumah Kepala Lingkungan (Kepling) setempat untuk sama-sama menangkap pelaku. Namun, karena Kepling tak bisa ditemui keluarganya bersama warga langsung mendatangi kediaman pelaku.
| Pria Pengangguran Ditangkap Warga Sunggal Deli Serdang seusai Cabuli Bocah SD |
|
|---|
| Langgar Fungsi Trotoar dan Picu Kemacetan, Gerai JCO Donuts & Coffee di Adam Malik Segera Ditindak |
|
|---|
| Tampang Eks Pejabat Bank Pelat Merah Andi Hakim yang Gelapkan Rp 28 Miliar Uang Jemaat Aek Nabara |
|
|---|
| Paskah Oikumene Pemko Medan, Wali Kota Rico Waas Tekankan Kasih Sayang dan Perlindungan Antarwarga |
|
|---|
| Polda Sumut Kerahkan Ribuan Personel Amankan Hari Buruh Besok, 5 Lokasi Jadi Prioritas Titik Kumpul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pelaku-dugaan-pencabulan-diamankan-di-Polsek-Sunggal-Minggu-2642026.jpg)