Medan Terkini

Sopir Ekspedisi asal Jakarta Diduga Jadi Korban Perampokan di Medan, Disekap hingga Truk Disandera

Seorang sopir truk ekspedisi asal Jakarta, bernama Moga Imanuel Sirait, beserta kernetnya bernama Dani, diduga menjadi korban perampokan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
Moga Imanuel Sirait, sopir truk ekspedisi beserta kernetnya bernama Dani, diduga menjadi korban perampokan di Medan Johor, ketika diwawancarai, Kamis (30/4/2026). Sampai saat ini truk masih disandera. 

Moga Imanuel mengatakan, dugaan penganiayaan, penyekapan, hingga perampokan truk bermula ketika ia berada di Kota Medan dihubungi oleh seseorang bernama Gilang, Rabu (22/4/2026).

Gilang yang dikenal dari temannya meminta Moga membongkar muat minyak goreng, di wilayah Kecamatan Medan Johor.

Kemudian, Moga disuruh mencetak surat jalan dalam bentuk PDF, yang dikirim lewat WhatsApp.

"Saya disuruh jalan sama si Gilang, dari Tanjung Morawa menuju ke muat barang minyak makan di Johor. Jadi, saya disuruh si Gilang untuk ke fotokopi surat jalan, warna dua lembar,"ungkapnya.

Setelah mencetak surat jalan, Moga mendapat telepon melalui video call.

Namun telepon hanya singkat, langsung dimatikan.

Tak lama kemudian, Moga kembali mendapat telepon dari seseorang bernama Willy, yang mendapat nomor dari Gilang.

Ia juga dikirim kordinat lokasi, dan disuruh mengemudikan truk ke Medan Johor, untuk memuat minyak seperti di awal.

"Jadi saya jalan ke, ke daerah ke arah Johor atas perintah si Willy, saya jalan ke sana."

Belum sampai di titik yang ditentukan, Moga kembali mendapat telepon dari Willy, diminta berhenti di depan RS Mitra Sejati Medan, Jalan AH Nasution.

Alasannya karena ada sales yang akan datang menemui Moga.

"Dibilang dia sama saya, bang, berhenti dulu, itu ada sales itu mau datang, ke tempat saya, tahan dulu di situ, bang."

Karena khawatir jika berhenti di pinggir jalan, Moga melaju ke arah Jalan Karya Jaya, ke arah yang dikirim.

Tapi karena lapar, mereka berhenti untuk makan siang sebentar.

Tak lama kemudian, Willy kembali menghubungi dan bilang sales sudah di depan truk, dan minta terus diikuti daek belakang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved