Medan Terkini
Langgar Fungsi Trotoar dan Picu Kemacetan, Gerai JCO Donuts & Coffee di Adam Malik Segera Ditindak
Keberadaan gerai JCO Donuts & Coffee di tikungan Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Sei Lalas, Kecamatan Medan Barat.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keberadaan gerai JCO Donuts & Coffee di tikungan Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Sei Lalas, Kecamatan Medan Barat, menuai sorotan tajam. Selain diduga mengalihfungsikan trotoar, aktivitas parkir di lokasi tersebut juga dikeluhkan warga karena memicu kemacetan, terutama di kawasan tikungan dan jalur bundaran.
Trotoar yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki diduga telah diubah bentuknya oleh pihak pengelola. Akibatnya, fungsi pedestrian praktis hilang dan memaksa warga berjalan di badan jalan, meningkatkan risiko kecelakaan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, Muhammad Yunus, membenarkan adanya pelanggaran tersebut. Ia menyebut pihaknya telah memproses administrasi penindakan.
"Sudah proses SP. Untuk minggu depan direncanakan penindakan," ujar Muhammad Yunus, Kamis (30/4/2026).
Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan juga telah melayangkan surat teguran sejak 23 Januari 2026. Dalam surat itu disebutkan adanya perubahan bentuk pedestrian dengan cara meninggikan trotoar. Namun hingga batas waktu yang diberikan, teguran tersebut tidak diindahkan.
Karena itu, SDABMBK secara resmi meminta Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan pembongkaran terhadap bagian yang melanggar.
Warga sekitar mengaku resah dengan kondisi tersebut. Selain trotoar yang tidak lagi bisa digunakan, parkir kendaraan pelanggan disebut semakin memperparah situasi lalu lintas.
“Kalau sore sampai malam, mobil parkir sampai ke badan jalan. Ini kan tikungan, dekat bundaran pula, jadi rawan sekali. Sudah sering macet di sini,” ujar Amalia (26), seorang warga Medan, Kompleks Griya Bestari
Keluhan serupa juga disampaikan Muh Isan (29), yang menilai kondisi parkir mobil bikin bahaya pengendara jalan yang melaju di tikungan. Selain itu, dia menduga juru parkir juga tidak resmi.
“Kami yang jalan kaki jadi harus turun ke jalan. Trotoarnya sudah tidak bisa dipakai. Padahal itu hak pejalan kaki dan pengguna jalan umum. Bahaya sekali di tikungan ada mobil berjejer parkir. Kalau mau usaha ya jangan buat susah orang lain,” katanya.
Selain mengganggu keselamatan, kondisi ini juga dinilai merusak estetika kota, mengingat Jalan H. Adam Malik merupakan salah satu ruas jalan protokol di Medan. Bahkan di titik ini juga Tugu Adipura Kota Medan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Medan tidak ragu dalam menegakkan aturan. Penindakan dinilai harus dilakukan tanpa pandang bulu, terlebih jika menyangkut fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran negara.
Warga juga meminta penertiban tidak hanya menyasar bangunan, tetapi juga praktik parkir liar yang diduga melibatkan oknum tertentu.
"Jangan cuma dibongkar trotoarnya, parkir liarnya juga harus ditertibkan. Kalau tidak, macetnya tetap sama," ungkap P Hasibuan.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Tampang Eks Pejabat Bank Pelat Merah Andi Hakim yang Gelapkan Rp 28 Miliar Uang Jemaat Aek Nabara |
|
|---|
| Paskah Oikumene Pemko Medan, Wali Kota Rico Waas Tekankan Kasih Sayang dan Perlindungan Antarwarga |
|
|---|
| Polda Sumut Kerahkan Ribuan Personel Amankan Hari Buruh Besok, 5 Lokasi Jadi Prioritas Titik Kumpul |
|
|---|
| Viral Polisi Diduga Hisap Vape Mengandung Narkoba, Polda Sumut: Sudah Patsus Hari Ini |
|
|---|
| Wali Kota Medan Dorong APRI Tingkatkan SOP Pernikahan agar Lebih Sakral dan Tertib Administrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Langgar-Fungsi-Trotoar-Memicu-Kemacetan-Gerai-JCO-Donuts-Coffee.jpg)