Berita Medan

Polda Sumut Selidiki Dugaan Polisi Todong Senpi di Tempat Potong Rambut

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, laporan korban sedang diproses.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
IST
Jepretan layar empat orang diduga personel Polisi menodongkan senjata api kepada pekerja pangkas rambut, di pangkas kjr 99, di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (6/4/2026). Polda Sumut menyelidiki kasus ini. 

"Jadi ada yang manggil dan memaki kami,terus teman saya bilang siapa itu? Ia pun menyuruh teman untuk melanjutkan perjalanan," ungkap Viky Ndruru saat ditemui Tribun Medan dilokasi kejadian, Selasa (14/4/2026).

Tepatnya di Jalan Alfalah Raya, keempat oknum polisi juga mengejar korban dan memalangkan kendaraannya berupaya menghentikan korban.

Tak hanya itu, diduga empat oknum polisi, dua diataranya mengeluarkan senjata api jenis pistol, dari kantong celana.

Namun korban masih mendapat makian dari oknum polisi tersebut.

"Kami langsung kabur dan menuju kearah pangkas," ujarnya.

Hingga akhirnya, keduanya pun tiba di tukang pangkas mereka bekerja sekaligus tempat mereka tinggal.

Alih-alih untuk mendapatkan perlindungan di tempat mereka tinggal. 

Ternyata keempat oknum polisi malah mendatangi kedua korban.


"Sempat ribut adu mulut kami dengan empat oknum polisi itu, masuk ke pangkas mau bawa teman saya," lanjutnya.


Viky sempat meminta keempat oknum polisi untuk menunjukkan kartu identitas sebagai anggota polisi, namun ditolak.


Mereka malah marah-marah, memaki dan menganiaya.


"Saya tanyakan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polisi, tapi mereka tidak berani dan terus memaki dan memukuli teman saya," tuturnya.


Sementara itu, salah satu oknum polisi mencoba masuk ke dalam pangkas dan membawa temannya sembari menodongkan pistol ke kepala temannya.


Lebih lanjut, tak hanya sampai disitu, mereka juga menganiaya teman korban babak belur.


Hingga akhirnya, korban mengatakan kepada oknum polisi bahwa aksi penganiyaan dan penodongan pistol terekam jelas di kamera Closed-Circuit Television (CCTV).


"Keempat oknum polisi itu langsung ciut, dimasukan pistolnya ke kantong celana, terus langsung cabut meninggalkan kami," ungkapnya.

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved