Medan Terkini

Ribuan Peminat Berebut Kursi Terbatas, Ini Prodi Paling Ketat di USU 2026

Persaingan masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi nasional semakin ketat.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PEMINAT USU 2026 - Tugu ikonik Universitas Sumatera Utara di kawasan kampus Medan. Sejumlah program studi di USU menjadi paling ketat pada SNBP 2026 dengan ribuan peminat bersaing memperebutkan kursi terbatas. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Persaingan masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi nasional semakin ketat.

Hal ini terlihat dari data Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Sumatera Utara, di mana ribuan peminat harus bersaing memperebutkan kursi yang sangat terbatas di sejumlah program studi favorit.

Direktur Direktorat Humas, Promosi dan Protokoler USU, Prof. Elmeida Effendy, menjelaskan, berdasarkan data, Program Studi Ilmu Hukum menjadi yang paling banyak diminati dengan 1.922 pendaftar, sementara daya tampung hanya 135 kursi. Artinya, satu kursi diperebutkan oleh sekitar 14 pendaftar.

Di posisi berikutnya, Manajemen juga mencatatkan persaingan tinggi dengan 1.874 peminat untuk 55 kursi, atau sekitar 1:34.

Sementara Farmasi menjadi prodi eksakta paling ketat dengan 1.833 peminat dan hanya 40 kursi tersedia, sehingga rasio persaingannya mencapai sekitar 1:45.

Persaingan ketat juga terlihat pada prodi Ilmu Komputer dengan 1.391 peminat dan 33 kursi (sekitar 1:42), serta Pendidikan Dokter yang memiliki 1.245 peminat untuk 55 kursi atau sekitar 1:22.

Tak hanya itu, prodi lain seperti Ilmu Keperawatan (1.496 peminat/63 kursi), Ilmu Kesehatan Masyarakat (1.479/88), hingga Teknik Pertambangan (1.227/15) juga menunjukkan tingkat keketatan yang tinggi.

Data ini menegaskan bahwa sejumlah program studi unggulan di USU masih menjadi primadona dan memiliki tingkat persaingan yang sangat kompetitif setiap tahunnya.

“Untuk jalur UTBK SNBT 2026, pendaftaran telah berlangsung pada 25 Maret hingga 7 April 2026, dengan pelaksanaan ujian dijadwalkan pada 21 hingga 30 April 2026,” ujar Prof Elmeida.

Dengan tingginya rasio persaingan tersebut, peluang kelulusan di sejumlah prodi favorit menjadi semakin kecil, sehingga calon mahasiswa dituntut memiliki persiapan akademik yang matang untuk dapat bersaing.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved