Medan Terkini

Jaksa yang Todongkan Senpi ke Sekuriti di Medan Ternyata Anak Eks Kepala BNN Mandailing Natal

Identitas Enda Permana Mashuri Nasution, jaksa terduga penodong senjata api ke sekuriti di Medan bernama Ayatullah Komeni perlahan-lahan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
SENJATA API - Jepretan layar diduga seorang jaksa di Sumut umbar senjata api kepada warga di Amplas Warehouse, Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (15/03/2026). Kejati Sumut mengatakan kasus ini masih dalam proses pemeriksaan bidang pengawasan. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Identitas Enda Permana Mashuri Nasution, jaksa terduga penodong senjata api ke sekuriti di Medan bernama Ayatullah Komeni perlahan-lahan mulai terungkap.

Kuasa hukum korban, Risnawati Nasution mengatakan, Permana Mashuri Nasution ternyata anak mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mandailing Natal, Eddy Mashuri Nasution.

Selain pernah menjabat sebagai kepala BNNK Madina, ayah jaksa tersebut juga diduga pernah menjabat sebagai kepala BNNK Tanjung Balai.

Namun informasi yang didapat Risna, ayahnya dikabarkan masuk masa pensiun dengan pangkat terakhir Komisaris Besar (Kombes).

Menurutnya, karena ayahnya perwira Polisi, sehingga Permana Mashuri Nasution, yang bertugas di Kejari Labuhanbatu Selatan (Labusel) dua kali mangkir dari panggilan klarifikasi penyidik.

"Informasinya ayahnya Kepala BNN Mandailing Natal (purna) Polisi berpangkat Kombes,"kata Risnawati Nasution, Rabu (15/4/2026).

Sebelumnya, seorang laki-laki bekerja sebagai sekuriti bernama Ayatullah Komeni melapor ke Polda Sumut usai diduga diancam menggunakan senjata api oleh seseorang jaksa.

Pengancaman terjadi di Amplas Warehouse, Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu 15 Maret lalu.

Karena tak terima diancam, dan ketakutan, korban membuat laporan ke Polda Sumut dengan bukti laporan STTLP/B/443/III/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.

Korban mengatakan, saat itu jaksa datang menyusul kekasihnya yang merupakan seorang dokter mencari rekan korban, bernama Tri Arianta Ginting.

Tri, merupakan Abang kandung dari dokter, yang diduga kekasih dari jaksa.

Begitu datang mengendarai sepeda motor, terduga pelaku masuk ke pagar area gudang, langsung mengeluarkan senjata sambil menyuruh korban memanggil Tri Arianta Ginting.

Bahkan, jaksa tersebut diduga menodongkan pistol ke arah korban hingga ketakutan.

"Si Enda masuk ke pagar langsung buka senjata, minta dipanggilkan bang Tile alias Tri Arianta Ginting, pakai senjata api. Sempat diarahkan ke saya,"kata Ayatullah Komeni.

Mengenai kasus ini, Kepala Sub Direktorat Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Parulian Samosir mengatakan laporan korban masih diproses.

Ia menyebut pihaknya sudah mengirim undangan klarifikasi.

"Masih berproses. Tetap kita proses laporan masyarakat,"kata AKBP Parulian Samosir, Selasa (14/4/2025) kemarin di Polda Sumut.

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved