Berita Medan
Pria Ditemukan Tewas Tergeletak di Tepi Jalan T Amir Hamzah, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Setidaknya ada dua orang saksi yang melihat langsung pria tak bernyawa itu terbaring di pinggir jalan.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
IST
Terlihat petugas kepolisian sedang mengangkat tubuh jenazah korban yang tergeletak di parit di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Helvetia Timur, Medan, pada Minggu (5/4/2026).
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria ditemukan tewas tergeletak di tepi Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Helvetia Timur, Medan, pada Minggu (5/4/2026) pagi.
Pihak kepolisian segera melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kejadian ini sempat viral di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun @alegojeksmedantpeduli yang memperlihatkan sejumlah petugas sedang mengevakuasi jasad tersebut.
Kapolsek Helvetia, Kompol JP Sipahutar, menjelaskan bahwa mayat pria tersebut pertama kali ditemukan oleh masyarakat sekitar sekitar pukul 06.10 WIB.
Setidaknya ada dua orang saksi yang melihat langsung pria tak bernyawa itu terbaring di pinggir jalan.
"Pagi tadi sekitar pukul 06.10 WIB, masyarakat menemukan mayat pria dengan posisi tergeletak di atas parit. Saksi awalnya mendengar korban masih sempat berlari dan mendengar suara jeritan. Saat dilihatnya, korban sudah tergeletak," ucap Kompol JP Sipahutar.
Berdasarkan keterangan saksi kedua, Sipahutar menambahkan bahwa pria tersebut sempat berjalan di atas trotoar sebelum akhirnya ambruk.
"Menurut saksi, dia sempat berjalan dan sempoyongan, lalu terduduk sebelum akhirnya tergeletak di parit," lanjutnya.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP sambil berkoordinasi dengan tim Inafis Polrestabes Medan.
Sipahutar menegaskan bahwa hasil pemeriksaan tim Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
"Hasil dari pengecekan tim Inafis Polrestabes Medan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ada luka di bagian dagu sepanjang 1 cm," tuturnya.
Jasad pria tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pendalaman lebih lanjut.
Sipahutar juga menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah berhasil berkoordinasi dengan kepolisian dan mendatangi RS Bhayangkara.
"Sudah ada pihak keluarga yang datang ke RS Bhayangkara dan mengaku kalau itu anaknya," pungkasnya.
(Cr9/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Berita Terkait: #Berita Medan
| Wali Kota Akui Tawuran di Belawan Masalah Sosial Kompleks, Perlu Banyak Lapangan Kerja |
|
|---|
| Bawa Kabur Motor Pekerja Laundry, Pria 43 Tahun Diciduk Polrestabes Medan |
|
|---|
| Setahun Tidak Direspon, Warga Keluhkan Bangunan ‘Makan Jalan’ di Tanah 600 ke Pemko Medan |
|
|---|
| PT Medan Perberat Hukuman Dosen Pembunuh Suami menjadi 20 Tahun Penjara |
|
|---|
| Kapal KRI Bima Suci Sandar di Belawan, Rico Waas Promosikan Potensi Medan ke Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Terlihat-petugas-kepolisian-sedang-mengangkat-tubuh-jenazah.jpg)