Mayat dalam Boks di Medan Denai
Fantasi Liar Berujung Pembunuhan Sadis Rahmadani Siagian, Pelaku Sering Nonton Video Penyimpangan
Pelaku pembunuhan Rahmadani Siagian, ternyata memiliki penyimpanan seksual. Tindakan keji yang dilakukan SAN terhadap wanita muda.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
Ringkasan Berita:
- Motif Pembunuhan: Tersangka SAN (19) nekat membunuh teman kencannya, Rahmadani Siagian, di sebuah penginapan di Medan karena korban menolak ajakan berhubungan intim yang menyimpang.
- Kronologi: Pelaku menganiaya dan melilit leher korban dengan selendang hingga tewas, lalu memasukkan jasad ke dalam boks kontainer dengan bantuan rekannya, SHR.
- Penangkapan: Tim gabungan Polrestabes Medan menangkap SAN di rumah pacarnya saat hendak melarikan diri, hanya 6 jam setelah jasad korban ditemukan warga.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Motif keji di balik pembunuhan Rahmadani Siagian yang jasadnya ditemukan di dalam boks kontainer di Medan, Sumatera Utara, akhirnya terungkap ke publik.
Tersangka SAN (19), pemuda yang membunuh teman kencannya tersebut, diketahui memiliki penyimpangan seksual yang memicu tindakan brutalnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam oleh pihak kepolisian, SAN memiliki fantasi liar yang tidak wajar saat melakukan hubungan intim dengan lawan jenis.
Obsesi tersebut tumbuh subur akibat kebiasaan pelaku yang sering mengonsumsi konten video syur melalui salah satu platform media sosial tertentu.
Terobsesi Video Syur dan Penolakan Hubungan Tak Wajar
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa perilaku pelaku dipengaruhi oleh tontonan seksual yang tidak lazim.
Pelaku SAN sering menonton video seks anal yang kemudian ingin ia praktikkan secara nyata kepada korban saat berada di penginapan.
Fakta ini ditemukan setelah tim penyidik melakukan penelusuran terhadap riwayat digital serta keterangan langsung dari tersangka selama proses interogasi.
Polisi menyebut bahwa pelaku kehilangan kendali emosi ketika imajinasi seksualnya tidak dapat dipenuhi oleh korban yang merasa keberatan.
"Tersangka memiliki obsesi karena menonton video aksi seksual dengan tidak wajar melalui salah satu aplikasi," ujar Calvijn saat paparan di Polrestabes Medan, Selasa (17/3/2026).
Kronologi Penganiayaan, Korban Dipiting dan Dililit Selendang karena Menolak
Peristiwa maut ini bermula ketika SAN dan Rahmadani sedang berada di dalam sebuah kamar penginapan untuk berkencan.
Setelah melakukan hubungan intim secara normal, pelaku kemudian mengajak korban untuk melakukan tindakan seksual tambahan yang dianggap menyimpang.
Penolakan tegas dari korban ternyata membuat SAN naik pitam dan langsung melakukan tindakan kekerasan fisik yang berujung maut.
Dalam kondisi emosi yang meledak, pelaku melilit leher korban dengan kain untuk memastikan korban tidak lagi bernyawa sebelum memasukkannya ke dalam boks.
"Jadi saat keduanya berada di kamar penginapan itu, keduanya melakukan hubungan intim. Selanjutnya, pelaku SAN mengajak korban tambahan seksual tidak wajar, namun korban menolaknya," katanya.
Rahmadani Siagian
Pelaku Pembunuhan Rahmadani Siagian
Pembunuhan Rahmadani Siagian
TribunBreakingNews
| Dibawa Naik Sepeda Motor, Jasad Rahmadani Siagian di Dalam Boks Berkali-kali Nyaris Terjatuh |
|
|---|
| Tersangka SAN Peragakan Adegan Habisi Rahmadani di Kamar OYO, Lalu Naik Motor Buang Jasad Korban |
|
|---|
| POLISI Ungkap 2 Remaja Ditangkap Terkait Penemuan Jasad Wanita Muda Rahmadani Siagian di Dalam Boks |
|
|---|
| 5 FAKTA Pembunuhan Wanita Muda Rahmadani Siagian di Medan, Polisi Pasang Police Line di Hotel OYO |
|
|---|
| 2 Pria Bemotor Dicurigai Buang Mayat Wanita di Gang Seroja Menteng 7, Terungkap Identitas Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolrestabes-Medan-Kombes-Pol-Jean-Calvijn-Simanjuntak-rahmadani-siagian.jpg)