Mayat dalam Boks di Medan Denai

5 FAKTA Pembunuhan Wanita Muda Rahmadani Siagian di Medan, Polisi Pasang Police Line di Hotel OYO

Misteri jenazah wanita tanpa busana yang ditemukan di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, mulai terkuak.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
WANITA DIBUNUH - Rahmadani Siagian, korban pembunuhan yang ditemukan di dalam boks kontainer plastik, di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Selasa (10/3/2026). Korban dikabarkan sudah 2 hari tak pulang, sampai akhirnya ditemukan tewas. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Misteri jenazah wanita tanpa busana yang ditemukan di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Selasa (10/3/2026), mulai terkuak.

Wanita malang bernama Rahmadani Siagian itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Jasad Rahmadani ditemukan dalam kontainer plastik di kebun pisang di Jalan Menteng 7.

Polisi sudah mengamankan dua orang terduga pelaku pembunuhan. Keduanya ditangkap secara terpisah.

Berikut fakta-fakta penemuan jasad Rahmadani Siagian:

1. Ditemukan di Dalam Kontainer

Penemuan jasad bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah boks kontainer plastik berwarna putih dengan tutup biru yang diletakkan di bawah pohon pisang di ujung pemukiman.

Awalnya, warga menduga isi boks tersebut adalah bangkai babi. Namun, setelah dibuka, mereka menemukan tubuh manusia yang terbungkus karung dan kain.

“Awalnya kami kira bangkai babi. Setelah dicek, ternyata manusia. Kami semua kaget,” kata Suardin, salah seorang saksi. 

Kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Sebelum Dibuang ke Ladang Pisang, Mayat Wanita di Boks Kontainer Dibawa Keluar dari Hotel OYO

2. Asal Labura, Baru Tinggal di Medan

Berselang waktu, identitas korban akhirnya terungkap. Dia adalah Rahmadani Siagian, berusia sekitar 20 tahun.

Rahmadani baru saja menetap di Kota Medan. Ia berasal dari Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Rahmadani bekerja di sebuah toko ponsel di Kota Medan.

Selama tinggal di Kota Medan, ia tinggal bersama orangtua sambung dan saudara tirinya.

3. Dua Hari Tak Masuk Kerja

Menurut keterangan keluarga, Rahmadani sudah dua hari tidak masuk kerja.

Hal ini membuat bos tempatnya bekerja menghubungi keluarga korban di kampung halaman, karena nomor telepon Rahma tidak aktif.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved