Berita Medan
Momentum Ramadan, Nuzulul Qur’an Jadi Pengingat Integrasi Iman dan Kemajuan Teknologi
Selain tausiyah keagamaan, rangkaian acara juga diisi doa bersama dan buka puasa yang mempererat silaturahmi antar civitas akademika.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai pengingat pentingnya mengintegrasikan nilai keimanan dengan kemajuan teknologi melalui peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Masjid Ulul Albab Kampus 1 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan.
Kegiatan yang diikuti pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa ini mengusung tema “Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan di Era Smart University.” Tema tersebut menjadi refleksi bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus tetap berlandaskan nilai spiritual yang bersumber dari Al-Qur’an.
Selain tausiyah keagamaan, rangkaian acara juga diisi doa bersama dan buka puasa yang mempererat silaturahmi antar civitas akademika.
Momentum Nuzulul Qur’an dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memperdalam pemahaman terhadap pesan-pesan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, khususnya bagi generasi intelektual muslim di tengah tantangan era digital.
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an di lingkungan kampus tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat peran Al-Qur’an dalam membimbing kehidupan manusia.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut harus menjadi fondasi dalam membangun peradaban yang berintegritas, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi yang kini bergerak menuju konsep smart university.
“Secanggih apa pun teknologi, hati dan langkah kita harus tetap terpandu oleh ‘software’ Ilahi. Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi sistem yang menggerakkan peradaban,” ujarnya.
Sementara itu, penceramah Ustaz H. Irfan Yusuf, S.Ag, dalam tausiyahnya mengajak peserta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan, baik di dunia akademik maupun sosial.
Ia menekankan generasi intelektual muslim perlu mampu mengintegrasikan kecanggihan teknologi dengan nilai keimanan agar kemajuan yang dicapai membawa kemaslahatan bagi umat.
Melalui momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan lahir energi spiritual baru yang mampu memperkuat keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman iman.
“Semangat tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman di era digital,” pungkasnya.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Nuzulul Quran
| Pria Ditemukan Tewas Tergeletak di Tepi Jalan T Amir Hamzah, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan |
|
|---|
| Wali Kota Akui Tawuran di Belawan Masalah Sosial Kompleks, Perlu Banyak Lapangan Kerja |
|
|---|
| Bawa Kabur Motor Pekerja Laundry, Pria 43 Tahun Diciduk Polrestabes Medan |
|
|---|
| Setahun Tidak Direspon, Warga Keluhkan Bangunan ‘Makan Jalan’ di Tanah 600 ke Pemko Medan |
|
|---|
| PT Medan Perberat Hukuman Dosen Pembunuh Suami menjadi 20 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/RAMADAN-Peringatan-Nuzulul-Quran-yang-dirangkaikan.jpg)