Medan Terkini

10 Jabatan Kadis di Medan Masih Diisi Pelaksana Tugas, Begini Kata Wali Kota Rico Waas

Kekosongan jabatan pratama tinggi (kepala dinas) hingga Eselon III dan IV di Pemerintah Kota Medan menjadi sorotan.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
WALI KOTA - Jelang Setahun Kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Zakiyuddin sejumlah pejabat eselon II-IV masih kosong. Rico Waas ungkap sistem berbeda manajemen talenta dan koordiansi BKN, Rabu (11/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kekosongan jabatan pratama tinggi (kepala dinas) hingga Eselon III dan IV di Pemerintah Kota Medan menjadi sorotan.

Karena berpotensi berdampak pada birokrasi, penggunaan anggaran, pelayanan masyarakat hingga pembangunan. 

Sudah hampir genap setahun kepemimpinan Rico Waas dan Zakiyuddin Pemko Medan pada 20/2/2026, kondisi kekosongan Eselon II-IV masih proses menjalankan skema Manajemen Talenta dan assement. 

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas merespons sorotan publik tersebut menjawab diplomatis. Diakui akan segera mungkin semampunya. 

"Kepala perangkat daerahnya kan tetap diisi dengan pelaksana, tetap kerja, tapi ya segera mungkin," kata Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas usai rapat kerja pembangunan Kota Medan 2026 di Grand Aston, Rabu (11/2/2026). 

Ditanya lebih tegas soal kondisi kekosongan Eselon II yang sudah hampir setahun kepemimpinannya, Rico mengatakan hal itu bagian strategi untuk memilih pejabat yang bisa maksimal melayani masyarakat. 

"Kita kan harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kita kan punya sistem baru, manajemen talenta. Kita masih pelajari tata caranya yang beda dengan tahun-tahun lalu. Teknis manajemen talenta berbeda," ujar politisi NasDem ini.

Selain puluhan kepala dinas yang kosong atau belum defenitif, pejabat teknis Eselon III juga banyak yang kosong. Termasuk Eselon IV.

Terkait itu, Rico Waas membantah kabar bahwa sempat adanya pembatalan jadwal pelantikan III dan IV yang sempat beredar. Namun, dirinya enggan menyebut jumlah nama yang diusulkan 

"Masih koordinasi dengan BKN, sudah diusulkan. Ya ada beberapa lah. Nanti kan BKN lah, kita gak bisa menentukan, nanti BKN. Insyaallah. Mohon doanya biar bisa lancar," ungkapnya.

Selama menjabat, sudah dua Kepala Dinas Kota Medan yang terlibat hukum, yakni Kadis UMK, Koperasi dan Perindag dan Kadis Perhubungan, Erwin Saleh. Sorotan tajam tertuju pada Erwin Saleh yang baru dilantik tiga bulan setelah proses seleksi terbuka malah ditetapkan sebagai tersangka korupsi Medan Fashion Festival. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, mengatakan saat ini tahapan masih berada pada proses pemetaan talenta.

“Masih berjalan proses pemetaan talenta, dan talenta masih dari internal kita,” ujar Subhan. 

Namun demikian, Subhan mengaku belum dapat memastikan jumlah aparatur sipil negara (ASN) atau pejabat yang mengikuti tahapan pemetaan tersebut.

“Masih proses pemetaan talenta, jumlahnya belum dapat diketahui,” ungkapnya. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved