Banjir dan Longsor di Sumut

Pemulihan Setelah Banjir, Zakiyuddin Pastikan Layanan Kesehatan di Medan Marelan

Ia menegaskan tenaga medis siap bergerak dari rumah ke rumah. Namun kenyataan, tak ada petugas yang datang rumah ke rumah. 

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, turun langsung menyusuri pemukiman warga terdampak banjir, di Gang Sudirman, Kelurahan Terjun, sekaligus menyerahkan paket sembako kepada warga terdampak banjir parah. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-  Upaya pemulihan pasca banjir di Kecamatan Medan Marelan dilakukan Pemko Medan.

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, turun langsung menyusuri gang-gang sempit di Gang Sudirman, Kelurahan Terjun, sekaligus menyerahkan paket sembako kepada warga terdampak. 

Namun di balik penyaluran bantuan itu, sebagian warga menilai langkah pemerintah datang terlambat dan belum menjawab seluruh kebutuhan mendesak mereka selama sepekan pasca banjir besar.
Bantuan sembako diberikan Zakiyuddin didampingi Anggota DPRD Medan Tya Ayu Anggraini, Muslim Harahap, Saipul Bahri, Plt Kepala Dinas Kesehatan Medan Irliyan Syaputra, serta Camat Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan.
Selain menyerahkan paket bantuan, Pemko Medan juga menggelar pemeriksaan kesehatan bagi warga yang mengeluhkan sakit setelah sepekan beraktivitas di lingkungan rumah yang masih basah, lembap, berlumpur dan rawan penyakit.
“Kalau ada keluhan sakit, bapak-ibu jangan ragu melapor ke kecamatan. Petugas Puskesmas nanti turun langsung untuk memeriksa,” kata Zakiyuddin, Minggu (7/12/2025). 
Ia menegaskan tenaga medis siap bergerak dari rumah ke rumah. Namun kenyataan, tak ada petugas yang datang rumah ke rumah. 
“Petugas medis kami siap membantu dan memberikan obat-obatan, terutama bagi warga yang terdampak banjir,” ujarnya.
Warga Keluhkan Revitalisasi Sungai yang Tak Kunjung Terealisasi
Dalam dialog singkat dengan warga, Zakiyuddin menerima keluhan terkait sungai yang kerap meluap dan menjadi penyebab utama banjir di Kelurahan Terjun.
Warga menilai perbaikan sungai sudah berulang kali dijanjikan, tetapi belum ada realisasi konkrit.
“Revitalisasi sungai akan segera kita lakukan. Kemarin juga sudah kita tinjau langsung,” kata Zakiyuddin mencoba menenangkan warga.
Bantuan Dinilai Terlambat
Meski bantuan akhirnya tiba, beberapa warga mengaku langkah Pemko Medan baru terlihat setelah banjir surut hampir sepekan.
Banyak warga yang selama beberapa hari pertama harus bertahan tanpa pasokan sembako, air bersih, maupun layanan kesehatan.
“Baru hari ini ada sembako. Hari-hari pertama sampai ketiga kami bertahan sendiri,” keluh seorang warga di lokasi.
Pemulihan Baru Dimulai
Dengan bantuan yang perlahan mengalir dan pemeriksaan kesehatan yang mulai digelar, warga Gang Sudirman kini mulai memasuki masa pemulihan. 
Namun mereka berharap Pemko Medan tidak hanya hadir saat membagikan bantuan, tetapi juga menuntaskan persoalan utama, perbaikan sungai dan sistem drainase yang menjadi sumber bencana.
Warga menegaskan, tanpa langkah nyata dan cepat, banjir serupa sangat mungkin kembali menghantam permukiman mereka.
Terutama Sungai Bedera dan Sungai Deli yang kerap meluap hingga ke pemukiman warga.

(Dyk/Tribun-Medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved