Banjir dan Longsor di Sumut
Puskesmas Sei Agul, Rico Pastikan Layanan Kesehatan Jalan Meski Fasilitas Terbatas Dampak Banjir
Puskesmas Sei Agul menjadi salah satu fasilitas yang turut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Lumpur yang mengering masih menempel di dinding-dinding Puskesmas Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Rabu (3/12/2025).
Meja pemeriksaan tampak bergeser, beberapa alat medis rusak dan tumpukan berkas tergeletak lembab.
Di tengah kondisi itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, turun langsung meninjau fasilitas kesehatan tersebut.
Puskesmas Sei Agul menjadi salah satu fasilitas yang turut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.
Meski begitu, Rico memastikan pelayanan tidak boleh berhenti.
“Puskesmas itu fasilitas penting. Dalam keadaan banjir maupun pasca banjir, masyarakat tetap membutuhkan layanan kesehatan,” tegas Rico.
Di dalam bangunan, Rico dan Airin melihat satu per satu ruangan yang masih menyisakan bekas rendaman air. Kondisi peralatan medis yang rusak membuat pelayanan harus dilakukan dengan serba keterbatasan. Namun Rico menegaskan, fasilitas apa pun yang masih bisa difungsikan harus dipakai untuk melayani warga.
“Tetap layani masyarakat dengan baik. Kondisi memang sulit, tapi yang terpenting saat ini masyarakat tetap bisa mendapat pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Dekat Pipa Gas, Rico Soroti Risiko Keamanan
Dalam peninjauan tersebut, Rico juga menyoroti lokasi Puskesmas yang berada tepat di dekat pipa gas.
Menurutnya, kondisi ini sangat berbahaya, terutama ketika terjadi bencana banjir seperti beberapa hari lalu.
“Keadaan puskesmas saat ini memang sudah tidak layak. Apalagi posisinya berdekatan dengan pipa gas. Tadi juga ada laporan soal rencana pemindahan puskesmas ke tempat yang lebih aman. Mudah-mudahan segera terealisasi,” kata Rico.
Usai dari puskesmas, Rico menyusuri kawasan pemukiman di sekitar lokasi. Dinding rumah warga masih penuh bekas lumpur, dan beberapa perabot terlihat dijemur di teras.
Rico menyapa warga yang sedang membersihkan rumah dan mendengarkan keluhan mereka terkait banjir yang merendam kawasan tersebut. Sebagian warga mengaku masih trauma karena air naik begitu cepat.
Pelayanan Jalan dengan Peralatan “Seadanya”
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Rico-Waas-dan-Ketua-PKK-Medan-memastikan.jpg)