Kesehatan
Hantavirus Belum Ada Obatnya, Medis Pakai Ribavirin untuk Pertolongan Pertama
Medis menggunakan obat Robavirin sebagai pertolongan pertama pada penanganan Hantavirus atau virus Hanta.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Ringkasan Berita:
- Wabah Hantavirus kini tengah jadi perbincangan masyarakat dunia, karena sudah menimbulkan korban
- Walaupun belum ada obatnya, dunia medis menyarankan penggunaan obat Ribavirin sebagai pertolongan awal menghempang penyebaran virus
- Hal lain yang bisa dilakukan adalah senantiasa menggunakan masker
TRIBUN-MEDAN.COM,- Merebaknya wabah Hantavirus atau virus Hanta hingga menewaskan tiga penumpang kapal pesiar ekspedisi MV Hondius berbendera Belanda menggemparkan masyarakat dunia.
Hingga saat ini, virus Hanta tersebut belum ada obatnya.
Virus ini mirip dengan flu.
Baca juga: Wanita Pilih Akhiri Hidup setelah Mantan Tunangannya Suntikkan Virus HIV
Penderita akan mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, dan muntah.
Pada kasus yang lebih berat, penderita akan mengalami gangguan pernapasan berat yang dapat mengancam jiwa.
Tidak hanya itu, ada juga yang akan mengalami gangguan ginjal, perdarahan, dan penurunan fungsi ginjal.
Meski belum ada obatnya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat jika terpapar virus Hanta.
Baca juga: Infeksi Virus Nipah Menyerang Organ Apa Saja? IDI: Jangan Makan Daging yang Aneh-aneh
Penggunaan Obat Ribavirin
Dikutip dari laman Honest Doc, bagi mereka yang terpapar Hantavirus bisa diberikan obat Ribavirin.
Ribavirin adalah obat antivirus yang bekerja dengan cara menghambat proses penggandaan virus di dalam tubuh, sehingga penyebaran infeksi dapat dibatasi dan sistem kekebalan tubuh memiliki kesempatan untuk melawan penyakit tersebut.
Baca juga: Penyebab Super Flu Virus Meningkat, dan Cara Mencegahnya
Obat ini hanya dapat digunakan berdasarkan resep dokter dan tidak boleh dibeli atau dikonsumsi secara bebas.
Penggunaan
Baca juga: Diduga Terjangkit Virus ASF, Balai Veteriner Medan Cek Langsung ke Peternakan Warga
Bentuk dan Cara Penggunaan
Efek Samping
Baca juga: Mengenal Virus Hanta, Asal Usul, Gejala dan Cara Pencegahannya
Hal yang Perlu Diperhatikan
Cara Pengobatan dan Pencegahan
Hingga kini belum ada obat spesifik atau vaksin untuk virus Hanta, sehingga pengobatan bersifat suportif dan simptomatik, termasuk perawatan intensif untuk pasien dengan gangguan pernapasan atau ginjal berat.
Baca juga: Gejala Influenza A, Virus yang Menyebar saat Bersin, Batuk atau Bicara, Situasi Terkini di Indonesia
Pencegahan utama meliputi:
-
Menghindari kontak dengan tikus dan hewan pengerat lain
-
Menjaga kebersihan lingkungan dan rumah
-
Menggunakan alat pelindung diri (masker, sarung tangan) saat membersihkan area yang mungkin terkontaminasi tikus
-
Membersihkan kotoran tikus dengan disinfektan
-
Mengelola sampah dengan baik agar tidak menarik tikus
(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hantavirus-virus-hanta-dan-virus.jpg)