Kesehatan

Apa Itu Ptosis, Kondisi Mata Ngantuk yang Dihubungkan dengan Gibran Rakabuming Raka

Ptosis adalah kondisi medis di mana kelopak mata atas turun atau kendur dari posisi normal.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Youtube Arnold Poernomo
MATA NGANTUK- Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI selalu dihubungkan dengan kondisi mata ngantuk. Belakangan kondisi ini disebut-sebut karena kondisi fisik bernama ptosis. 

Ringkasan Berita:
  • Istilah medis ptosis ramai dibahas warganet setelah komedian Pandji Pragiwaksono menyinggung kondisi mata sayu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam materi roasting di atas panggung
  • Aksi komedi tersebut menuai kritik, salah satunya dari Tompi, penyanyi sekaligus dokter bedah plastik
  • Ptosis adalah kondisi medis di mana kelopak mata atas turun atau kendur dari posisi normal, sehingga mata tampak mengantuk dan dapat mengganggu penglihatan

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Warganet lagi ramai membahas apa itu ptosis, sebuah istilah medis yang mencuat setelah komedian Pandji Pragiwaksono, meroasting kondisi fisik Gibran Rakabuming Raka, yang selalu terlihat ngantuk.

Dalam aksi panggungnya di hadapan puluhan ribu penonton itu, Pandji Pragiwaksono sempat memparodikan kondisi mata sayu Wakil Presiden Republik Indonesia.

Baca juga: Apa Itu Jembatan Bailey? Benarkah Sudah Ada Sejak Perang Dunia II? Ini Penjelasannya

Namun, komedi itu justru dikritik oleh Tompi, penyanyi yang juga dikenal sebagai dokter bedah plastik tersebut.

Tompi menilai, bahwa menjadikan kondisi fisik sebagai bahan lelucon bukan bentuk kritik yang cerdas dan justru mengaburkan isu substansial.

Setelah kritikan Tompi itu, mencuat sebuah istilah tentang ptosis.

Baca juga: Apa Itu Tactical Vest Seperti yang Dipakai Verrel Bramasta, Cek Fungsinya

Lalu, apa itu ptosis?

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyampaikan pidatonya
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menyampaikan pidatonya (Instagram)

Apa Itu Ptosis

Bila melihat dari berbagai jurnal kesehatan atau medis, ptosis adalah kondisi medis di mana kelopak mata atas turun atau kendur dari posisi normal, yang bisa memengaruhi satu atau kedua mata dan sering mengganggu penglihatan.​

Baca juga: Apa Itu 31/ATLAS, Benda Langit yang Diyakini Astronom Harvard Sebagai Alien

Dilansir dari Honestdocs, kondisi ini disebabkan oleh melemahnya otot levator palpebra superioris yang bertugas mengangkat kelopak mata, akibat faktor seperti penuaan, cedera mata, atau kelainan bawaan sejak lahir.

Penyebab ptosis bisa meliputi banyak faktor.

Misalnya faktor alami seperti usia lanjut yang menyebabkan otot melemah, serta kondisi bawaan (congenital) pada bayi karena perkembangan otot atau saraf yang tidak sempurna.

Baca juga: Apa Itu Emas Cukim? Pilihan Investasi Selain Emas Antam

Penyakit lain seperti myasthenia gravis, stroke, diabetes, sindrom Horner, tumor otak, atau pembengkakan kelopak mata (seperti bintitan) juga sering menjadi pemicu.

Faktor risiko tambahan mencakup penggunaan lensa kontak berlebih, operasi mata sebelumnya, atau trauma.

Gejala Ptosis

Menurut laman Halodocs, gejala ptosis yang paling umum adalah kelopak mata atas turun atau kendur, sering membuat mata tampak mengantuk dan mengganggu pandangan.

Baca juga: Apa Itu Edena Coin dan Kegunaannya? Sudah Terdaftar di Indodax

Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka
Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka (Tribun Medan/ IST)

Gejala ini perlu diwaspadai jika disertai penglihatan kabur, penglihatan ganda, atau keharusan mendongakkan kepala untuk melihat jelas.

Perhatikan jika ptosis muncul tiba-tiba disertai sakit kepala hebat, mata kering ekstrem, alis terangkat berlebih, atau nyeri leher akibat kompensasi postur.

Baca juga: Apa Itu Family Office, Ide Luhut Binsar Pandjaitan yang Ditolak Didanai oleh Menteri Purbaya

Pada anak, gejala seperti mata malas (ambliopia) atau juling memerlukan penanganan cepat untuk cegah komplikasi permanen.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera ke dokter jika ptosis muncul secara tiba-tiba, karena bisa menandakan masalah serius seperti gangguan saraf atau stroke.

Periksakan diri tanpa menunda jika disertai penglihatan ganda, sakit kepala parah, pupil berbeda ukuran, atau kelemahan otot wajah.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Pengadilan Arbitrase Olahraga, Tempat Federasi Senam Israel Ajukan Gugatan

Kunjungi dokter mata segera pada anak jika ptosis menutupi pupil dan berisiko menyebabkan mata malas (ambliopia).

Segera bertindak juga jika ptosis mengganggu penglihatan harian, menyebabkan mendongakkan kepala terus-menerus.(ray/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved