Berita Viral

Akhirnya Muncul Pernyataan Prabowo soal Utang Kereta Cepat yang Disorot, Apa itu Ribut-ribut Whoosh

Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara terkait mega proyek Kereta Cepat yang dibangun di era Presiden Jokowi.

Editor: Salomo Tarigan
Kolase Tribun Medan
PRABOWO BICARA SOAL WHOOSH - Presiden Prabowo angkat bicara soal polemik utang Kereta Cepat Whoosh. proyek kereta cepat dibangun di era Presiden Jokowi 

TRIBUN-MEDAN.,com - Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara terkait mega proyek Kereta Cepat yang dibangun di era Presiden Jokowi.

Proyek ini jadi sorotan karena meninggalkan utang membengkak.

Seperti dikabarkan beban utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tersebut mencapai Rp 116 triliun.

Sejak kereta cepat Whoosh beroperasi, negara telah rugi hingga Rp1,6 triliun pada semester I 2025.

Sementara utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh tidak akan ditanggung APBN.

Baca juga: Gubernur Riau Bungkam, Abdul Wahid Jadi Sorotan saat Tiba di Gedung KPK Pakai Sandal

Kini pemerintah fokus mencari solusi penyelesaian utang Whoosh.

Soal Polemik Utang Kereta Cepat

Prabowo Subianto buka suara soal polemik utang proyek kereta cepat yang belakangan menjadi sorotan masyarakat Indonesia. 

Pernyataan Prabowo soal polemik utang kereta cepat Indonesia-China itu disampaikan saat meresmikan Stasiun Tanah Abang yang baru direnovasi pada Selasa (4/11/2025). 

Dalam pernyataannya, Prabowo mengaku akan terus menggenjot transportasi kereta sebagai pemenuhan fasilitas publik. 


Bahkan, Kepala Negara RI itu juga berjanji akan membangun jaringan kereta di Kalimantan dan terus memperluas rel di Sulawesi dan Sumatra. 

Kemudian Prabowo menyinggung soal polemik utang kereta cepat Whoosh yang belakang disorot. 

Sambil gebrak meja, Prabowo menyebut dirinya sudah mempelajari polemik utang tersebut. 

Hasilnya kata Prabowo, proyek kereta cepat tersebut sama sekali tidak bermasalah. 

Prabowo sendiri sepakat dengan pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut bahwa proyek kereta cepat Indonesia-China bukan hanya mencari keuntungan semata. 


Melainkan kata Prabowo, kereta cepat sebagai bentuk negara menyediakan Public Service Obligation (PSO) untuk masyarakat. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved