Kesehatan
Gigitan Nyamuk Bukan Sekadar Gatal: Ini 5 Penyakit Serius yang Bisa Terjadi
Gigitan nyamuk tidak hanya menyebabkan timbulnya rasa gatal. Nyamuk juga bisa menimbulkan berbagai macam penyakit.
Ringkasan Berita:
- Penelitian Institut Oswaldo Cruz dan Universitas Federal Rio de Janeiro menemukan bahwa nyamuk hutan kini lebih sering menggigit manusia karena habitat dan inang alaminya berkurang akibat ekspansi manusia
- Gigitan nyamuk tidak hanya menyebabkan gatal, tetapi juga dapat menularkan virus dan parasit berbahaya yang berpotensi mematikan, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia
- Ada beragam penyakit yang bisa disebabkan oleh nyamuk, seperti DBD dan Malaria
TRIBUN-MEDAN.COM,- Institut Oswaldo Cruz dan Universitas Federal Rio de Janeiro menemukan fakta baru seputar nyamuk.
Dilansir dari Mongabay, bahwa para peneliti tersebut mengamati perilaku nyamuk di dua cagar alam yang terkepung oleh ekspansi manusia.
Hasilnya, nyamuk-nyamuk hutan tersebut kini menjadikan manusia sebagai target buruan utama.
Baca juga: Apa Itu Toksin Cereulide di Susu Formula? Ini Bahayanya Bagi Bayi
Sebab, seiring menipisnya kawasan hutan, inang alami nyamuk pun mulai menghilang.
Nyamuk kemudian mencari mangsa baru, yaitu manusia.
Dalam dunia medis, gigitan nyamuk tidak hanya menyebabkan rasa gatal saja.
Nyamuk juga bisa menimbulkan masalah kesehatan serius.
Baca juga: Penyebab Super Flu Virus Meningkat, dan Cara Mencegahnya
Serangga kecil ini bisa menularkan virus mematikan pada tubuh manusia.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyadari bahaya gigitan nyamuk, terutama di daerah tropis seperti Indonesia.
Daftar Penyakit Akibat Gigitan Nyamuk
Dilansir dari berbagai jurnal kesehatan, ada beberapa penyakit serius yang dapat disebabkan oleh gigitan nyamuk.
Bahkan, penyakit tersebut bisa merenggut nyawa manusia jika tidak ditangani dengan baik.
Baca juga: Gejala Influenza A, Virus yang Menyebar saat Bersin, Batuk atau Bicara, Situasi Terkini di Indonesia
Demam Berdarah Dengue (DBD)
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae, dengan empat serotipe utama (DEN-1 hingga DEN-4).
Dilansir dari laman Neliti, penyakit ini umum di wilayah tropis seperti Indonesia dan dapat berkembang dari gejala ringan menjadi kondisi berat yang mengancam jiwa jika tidak ditangani tepat waktu.
Baca juga: Menkes Sebut Virus Hanta Sudah Ditemukan di Sejumlah Provinsi di Indonesia, Ini Kata Dinkes Sumut
DBD menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang telah terinfeksi virus dengue.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/nyamuk-menggigit-manusia.jpg)