Binjai Terkini
2 Begal yang Ditangkap di Binjai Disebut-sebut Berbeda dengan yang di Medsos, Polisi: Itu AI
Penangkapan dua orang tersangka yang membegal Yudha Ramadana pelajar SMAN 5 Kota Binjai, Sumatera Utara sempat menjadi perbincangan.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Penangkapan dua orang tersangka yang membegal Yudha Ramadana pelajar SMAN 5 Kota Binjai, Sumatera Utara sempat menjadi perbincangan di media sosial (Medsos).
Pasalnya kedua tersangka yang diringkus oleh Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai, diduga bukan lah orang yang membegal Yudha.
Netizen membandingkan foto para tersangka saat terekam CCTV di media sosial, dengan foto saat personel meringkus kedua tersangka.
Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian membantah jika foto yang beredar di media sosial bukan lah foto asli, melainkan Artificial Intelligence (AI).
"Rekaman ataupun foto yang beredar di media sosial, saya pastikan itu AI. Sudah kita pastikan melalui digital forensik bawa itu bukan foto asli tersangka, tapi itu editan dari AI," ujar Hizkia, Rabu (13/5/2026).
Lanjut Hizkia, sementara foto yang ada dipihaknha, diambil dari CCTV dan berdasarkan hasil digital forensik.
"Jadi kami tegaskan, foto tersangka yang beredar di media sosial, itu adalah AI," kata Hizkia.
Sementara itu, Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana didampingi Kasat Reskrim, AKP Hizkia Siagian, membeberkan kronologi pembegalan yang dialami seorang pelajar di Jalan Sawo 3, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara.
"Kejadian sekitar pukul 06.30 WIB di mana korban seorang pelajar sedang mengendarai sepeda motor di daerah Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai," ujar Mirzal saat menggelar prees release di Kantor Polres Binjai, Rabu siang.
Lanjut Mirzal, pada saat itu korban Yudha Ramadana (15) warga Jalan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, baru mengantar ayahnya ke tempat kerja.
Usai mengatar ayahnya, korban dihentikan oleh dua tersangka yang tega membegal Yudha.
Hasilnya sepeda motor Honda Vario dan handphone milik korban dibawa kabur tersangka.
"Dua orang tersangka secara mobile di wilayah hukum Polres Binjai melakukan aksi begal. Kedua tersangka memberhentikan sepeda motor korban di pinggir jalan, dan langsung membacok korban dengan golok," ucap Mirzal.
Pada saat itu korban sempat melakukan perlawanan karena korban juga seorang karateka.
Namun naas korban pun mengalami luka bacok pada kedua tangan dan kepala, sehingga masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut, langsung membawa korban ke RSUD Djoelham Binjai.
| Pelajar yang Dibegal di Binjai Masih Jalani Operasi, Ayah Korban Sebut Ada Urat yang Putus di Tangan |
|
|---|
| Kedua Tersangka yang Membegal Pelajar di Kota Binjai Positif Narkoba dan Residivis |
|
|---|
| Polisi Beberkan Kronologi Pelajar Dibegal di Kota Binjai, Kapolres : Ancaman 12 Tahun Penjara |
|
|---|
| Pemko Binjai Pinjamkan Sepeda Motor Dinas kepada Keluarga Korban Begal |
|
|---|
| Pelajar di Binjai Dibegal saat Berangkat ke Sekolah, Tangan Luka Terkena Parang Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kedua-tersangka-yang-membegal-pelajar-di-Kota-Binjai-Sumatera-Utara-11.jpg)