Sumut Terkini

Pemprov Sumut Akan Gandeng Seluruh Kampus, Kampanyekan Bahaya Judi Online Melalui Literasi Digital 

Untuk itu, kata Porman dalam waktu dekat pihaknya akan mulai menggandeng seluruh kampus di Sumut.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
Ilustrasi
Ilustarsi permainan judi online. Saat ini Pemprov Sumut mengajak seluruh mahasiswa untuk hindari judi online dan akan menggandeng seluruh kampus untuk mengkampanyekan bahanya judi online, Minggu (18/5/2025). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- pemerintah Provinsi akan menggandeng seluruh kampus Sumut untuk mengkampanyekan literasi digital.

Tujuannya untuk mengkampanyekan dan sosialisasi agar menghindari dan tidak terliba judi online.

Pelaksana tugas Dinas Komunikasi dan Informatika (Plt Kominfo) Provinsi Sumut, Porman Mahulae mengatakan, judi online bukan hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga menghancurkan masa depan anak muda. 

Untuk itu, ia mengajak mahasiswa dan generasi muda lainnya untuk cerdas dalam menggunakan internet dan teknologi digital, serta aktif menjadi agen literasi digital di lingkungan masing-masing. 

“Mahasiswa adalah aset bangsa. Kita harus bersama-sama melindungi generasi muda dari jeratan judi online dengan edukasi dan pemahaman yang tepat,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (18/5/2025).

Porman juga menambahkan, Pemprov Sumut terus berupaya melakukan literasi digital secara masif ke berbagai kalangan, termasuk pelajar dan mahasiswa.

"Untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya judi online, teknologi seharusnya digunakan untuk hal-hal produktif, seperti belajar, berwirausaha, dan membangun jejaring positif," ucapnya.

Untuk itu, kata Porman dalam waktu dekat pihaknya akan mulai menggandeng seluruh kampus di Sumut.

“Kami akan menggandeng kampus, komunitas, dan organisasi kepemudaan agar kampanye anti-judi online ini semakin luas dan berdampak,” jelasnya.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut Rahmat Taufiq mengaku, sudah mendengar tentang Pemprov Sumut akan menggandeng seluruh kampus untuk mengkampanyekan hindari judi online.

Rahmat menyambut baik hal itu, ia berharap agar pemerintah lebih melibatkan pemuda dan mahasiswa dalam berbagai upaya kampanye dan sosialisasi bahaya judi online.

Baginya peran pemuda sangat strategis dalam menyampaikan pesan moral kepada masyarakat luas, terutama melalui media sosial dan aktivitas komunitas.

“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi judi online,” ucapnya.

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved