Pesilat Asal Tapteng Meninggal
Kronologi Said Alif Rabbani, Pesilat Asal Tapteng Meninggal Dunia Saat Mengikuti Kejurda se-Sumut
Pesilat binaan Ponpes Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah ini meninggal dunia saat bertanding di babak 8 besar Kelas D Putra.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Pesilat Said Alif Rabbani menginggal dunia saat mengikut Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat se-Sumut kategori Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Mahasiswa dan Umum yang diselenggarakan IPSI Sumut di GOR Lubukpakam, 15 Februari 2025 lalu.
Pesilat binaan Ponpes Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah ini meninggal dunia saat bertanding di babak 8 besar Kelas D Putra Kategori Mahasiswa.
Pelatih Ponpes Ponpes Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut, Doli Nuranda Pardede mengatakan bahwa musibah yang menimpa Said Alif Rabbani merupakan murni kecelakaan dalam pertandingan.
"Jadi dia dibanting, sesuai aturan Persilat dan PB IPSI, tidak ada pelanggaran disitu. Memang kecelakaan, memang sesuai aturan penanganannya," jelas Doli kepada Tribun Medan, Rabu (19/2/2025).
Bahkan lebih lanjut, Doli menyebutkan bahwa insiden ini di luar perkiraan.
Mengingat, sebelum pertandingan Said Alif Rabbani tidak menderita sakit.
Bahkan katanya,sebelum kejadian tersebut, Said Alif Rabbani baru saja meraih kemenangan di babak 16 besar melawan kontingen Mandailing Natal.
"Tidak ada (sakit). Dia atlet sudah lama, sejak 2017 dia sudah ikut silat dan bertanding dan sering menang. Ini pun pertandingan keduanya di kejuaraan kemarin,'' ujar Doli.
''Pertama dia menang melawan Mandailing Natal, baru saat partai 8 besar, nah di situlah kejadiannya," ujarnya.
Lebih lanjut, Doli juga menjelaskan bahwa saat pertandingan di babak 8 besar tersebut, Said Alif Rabbani sempat terbanting oleh lawannya.
Namun, ketika diperiksa tim medis, Said masih dalam kondisi fit.
Bahkan Said sendiri menyebutkan kondisinya yang fit kepada pelatih dan tim medis. Sehingga, Said melanjutkan pertandingan dan kembali terbanting.
Kata Doli, saat itu bagian punggung Said yang terlebih dahulu terbanting dan sisusul kepala, sehingga akhirnya tidak sadarkan diri dan sempat dilarikan ke rumah sakit.
"Nah di 8 besar itu pun poin dia masih di atas tidak ada kita paksakan. Memang kebanting dia pertama, tapi dia masih fit, kita masih menanya dan dokter juga masih nanya dan juga melihat bahwa dia masih fit," ungkapnya
''Dan dipastikan dokter dulu dia fit, baru ditanya kepada dia. Itu juga saya sudah bilang nggak usah nendang lagi, karena poinmu di atas. Tapi namanya pesilat, pasti reflek nendang juga dan akhirnya kebanting lagi."
| Cerita Pelatih, Sebelum Meninggal Dunia Said Alif Rabbani Kerap Mendengar Orang Ngaji dari Hp |
|
|---|
| Keluarga Said Alif Rabbani Berharap Ada Penghargaan dari IPSI Sumut |
|
|---|
| Pesilat Said Alif Rabbani Meninggal Dunia saat Kejurda Pencak Silat se-Sumut, Berikut Kronologinya |
|
|---|
| Doli Nuranda Pardede Berharap Evaluasi Peraturan Pencak Silat, Setelah Said Alif Rabbani Meninggal |
|
|---|
| BREAKINGNEWS : Pesilat Asal Tapteng Meninggal Dunia Saat Mengikuti Kejurda Pencak Silat Se-Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KRONOLOGI-Foto-bersama-Doli-Nuranda-Pardede-kanan.jpg)