Pesilat Asal Tapteng Meninggal

Keluarga Said Alif Rabbani Berharap Ada Penghargaan dari IPSI Sumut

Harapan ini disampaikan keluarga, yang diwakili Pelatih Ponpes Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut, Doli Nuranda Pardede. 

|
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN VIA DOK DOLI PARDEDE
ALIF RABBANI MENINGGAL DUNIA: Foto bersama Doli Nuranda Pardede bersama Said Alif Rabbani saat mengikuti kejuaraan silat. Begini kronologi meninggal dunianya Said saat mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat se-Sumut kategori Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Mahasiswa dan Umum. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Keluarga berharap IPSI Sumut bisa memberikan gelar penghargaan kepada mendiang Said Alfi Rabbani. 

Harapan ini disampaikan keluarga, yang diwakili Pelatih Ponpes Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut, Doli Nuranda Pardede. 

Doli menyebutkan bahwa keluarga besar Said tidak berharap banyak atas tragedi yang menyebabkan pesilat muda tersebut meninggal dunia.

Hanya saja mereka berharap ada penghargaan yang diberikan IPSI Sumut terhadap almarhum. 

"Harapan orangtuanya tidak besar, mereka pengen diberikan gelar penghargaan kepada anaknya (Said), setelah kejadian ini," kata Doli. 

Lebih lanjut katanya, penghargaan ini tidak lain  untuk kenang-kenangan Said sebagai pesilat Sumut. 

"Kenang-kenangan beliau untuk keluarga," pungkasnya. 

Sementara itu, Wartawan Tribun Medan masih mengupayakan konfirmasi dari IPSI Sumut

Sebelumnya diberitakan, Said Alif Rabbani meninggal dunia ketika mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat se-Sumut kategori Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Mahasiswa dan Umum yang diselenggarakan IPSI Sumut di GOR Lubukpakam, 15 Februari 2025 lalu. 

Alif meregang nyawa setelah mengalami pendarahan otak setelah dibanting lawan tandingnya di babak 8 besar Kelas D Putra Kategori Mahasiswa. 

(Cr29/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved